Prabowo Perintahkan Harga BBM Subsidi Tidak Naik

5 Agustus 2026, 23:46 WIB

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah tingginya dinamika harga minyak mentah dunia, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan. Dilansir dari Detik Finance, pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga untuk BBM subsidi meskipun pasar minyak global fluktuatif.

"Kami membahas terkait dengan perkembangan daripada harga minyak dunia yang terus terjadi dinamika yang sangat tinggi. Arahan Bapak Presiden memerintahkan agar menjaga harga BBM subsidi untuk tidak boleh dinaikkan," ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Mengenai jenis BBM nonsubsidi, pemerintah membuka peluang penyesuaian harga mengikuti perkembangan pasar internasional. Penyesuaian ini akan memperhitungkan pergerakan Indonesian Crude Price (ICP).

"Tetapi kalau memang harga ICP dunia turun, kita yang non-subsidinya juga dipertimbangkan untuk disesuaikan dengan harga pasar. Kalau turun ya turun, jangan dinaikkan," terangnya.

Selain membahas kebijakan BBM, Bahlil turut menyampaikan laporan mengenai progres hilirisasi pertambangan. Perusahaan nasional pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) perubahan dari PKP2B diwajibkan membangun fasilitas hilirisasi.

Prabowo menegaskan aturan hilirisasi tersebut wajib dijalankan secara konsisten demi memberikan manfaat maksimal dari sumber daya alam bagi masyarakat luas.

"Arahan Bapak Presiden harus betul-betul dijalankan sesuai dengan aturan dan kalau ada yang tidak menjalankan sesuai dengan aturan, segera dilakukan langkah-langkah yang terukur untuk kemudian bisa menjalankan sesuai dengan pasal 33 UU 1945," katanya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang