Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian kinerja memuaskan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Djakarta Theatre, Jakarta, pada Jumat (7/8/2026). Penilaian tersebut disampaikan saat menghadiri acara peluncuran dan bedah buku berjudul 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Prabowo meminta Bahlil untuk terus melanjutkan pengabdiannya serta memaksimalkan pengalaman yang telah didapatkan selama bertugas di kabinet. Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya secara berkala terus melakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran menterinya.
"Pak Bahlil teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Ambil manfaat dari apa yang sudah kau pelajari. Saya terus menilai pekerjaan beliau, dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor memuaskan," kata Prabowo Subianto, Presiden Indonesia.
Prabowo mengaku sebagai sosok yang cukup ketat dalam memberikan penilaian tinggi kepada pejabat negara. Penilaian tertinggi ia ibaratkan terbagi untuk lembaga-lembaga tinggi negara, sehingga angka di atas 90 sudah termasuk sangat tinggi.
"Dan orang-orang yang bekerja sama saya lama tahu bahwa saya ini termasuk susah kasih nilai. Karena 100 milik yang maha kuasa99 dimiliki oleh MPR RI.98 dimiliki oleh Presiden Indonesia, 97 dimiliki oleh DPR RI. Jadi kalau dapat nilai 91, 92 sudah tinggi itu," tutur Prabowo Subianto, Presiden Indonesia.
Ia menambahkan bahwa nilai 88 atau 89 bagi seorang menteri sudah tergolong memuaskan untuk masa pemerintahan yang baru berjalan dua tahun. Kendati demikian, masa jabatan yang tersisa masih memberikan ruang bagi seluruh pejabat untuk terus meningkatkan standar kerja mereka.
"DPR 97,96 DPD, 95Ketua Umum Partai. Jadi kalau menteri dapat 88, 89 oke. Memuaskan.Tapi masih di tengah, jadi ini 2 tahun.Ini bisa dikatakan semester mid semester, menjelang keempat. Jadi masih ada waktu untuk memperbaiki.Untuk yang lain-lain masih ada waktu memperbaiki nilai," kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.






