Pemerintah Prancis Imbau Wisatawan Tetap Berlibur Meski Kebakaran Hutan

6 Agustus 2026, 12:01 WIB

Pemerintah Prancis mengimbau wisatawan untuk tidak membatalkan rencana liburan musim panas ke Prancis dan wilayah Eropa lainnya meski kebakaran hutan terjadi di beberapa daerah.

Menteri Kemitraan Internasional Prancis, Eleonore Caroit, mengatakan sebagian besar destinasi di Prancis tetap aman untuk dikunjungi meski kebakaran hutan tahun ini termasuk salah satu yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir, dengan hampir 50 ribu hektare lahan terbakar.

"Ini bukan sekadar insiden, melainkan sebuah tragedi. Tahun ini hampir 50 ribu hektare lahan telah terbakar, kondisinya jauh lebih buruk dibandingkan tahun lalu, bahkan lebih parah daripada 2022 yang sebelumnya menjadi tahun terburuk bagi kami," ujar Caroit.

Meski demikian, Caroit memastikan sebagian besar wilayah Prancis masih aman untuk wisatawan dan meminta turis memperbarui informasi kondisi di daerah tujuan.

"Saya berada di Paris dan di sini tidak terjadi apa-apa, sebagian besar wilayah Prancis juga baik-baik saja. Jadi silakan datang ke Prancis dan jangan membatalkan rencana perjalanan Anda," kata Caroit.

"Namun, di mana pun berada, pastikan selalu mengikuti perkembangan situasi di lokasi tujuan," tambahnya.

Hingga kini, sekitar 141 ribu warga dan wisatawan telah dievakuasi dari wilayah Gironde dan Landes di barat daya Prancis akibat kebakaran hutan. Militer dikerahkan untuk membantu pemadaman, sementara ribuan warga di pinggiran Bordeaux juga dievakuasi sebagai antisipasi meluasnya kebakaran.

Prancis mengaktifkan European Civil Protection Mechanism, skema bantuan darurat Uni Eropa untuk penanganan bencana. Kroasia mengirim dua pesawat pengebom air, Portugal dua pesawat pemadam, dan Republik Ceko serta Slovakia mengirim helikopter Black Hawk untuk membantu pemadaman.

Kebakaran hutan juga terjadi di Spanyol, melahap lebih dari 25 ribu hektare lahan sekitar Madrid.

Caroit menilai kejadian ini sebagai peringatan global terkait dampak perubahan iklim dan menyebut Prancis telah menginvestasikan jutaan euro untuk penanggulangan, namun upaya itu belum cukup.

"Kondisi seperti ini juga terjadi di banyak negara. Dampak perubahan iklim kini terlihat nyata, kita harus menganggap persoalan ini dengan serius dan Prancis telah menginvestasikan jutaan euro, tetapi ternyata itu masih belum cukup," ujar Caroit.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang