Masa depan Vinicius Junior di Real Madrid mulai menjadi tanda tanya seiring munculnya rumor ketertarikan dari Arsenal. Mantan bintang sekaligus direktur Los Blancos, Predrag Mijatovic, memberikan peringatan keras kepada pemain asal Brasil tersebut, dilansir dari Detik Sport.
Kontrak Vinicius bersama Real Madrid saat ini tinggal menyisakan waktu satu tahun. Winger berbakat tersebut sejatinya berniat memperpanjang masa baktingya di Santiago Bernabeu, namun dengan syarat tuntutan gajinya dipenuhi oleh pihak manajemen.
Pemain berusia 25 tahun itu meminta lonjakan gaji yang cukup signifikan. Vinicius menginginkan kenaikan dari 17,5 juta euro atau sekitar Rp 362 miliar per tahun menjadi minimal 30 juta euro atau setara Rp 620,6 miliar per musim.
Pihak manajemen Real Madrid enggan meluluskan permintaan tersebut demi menjaga stabilitas keuangan klub. Di sisi lain, Arsenal dikabarkan siap menyanggupi tuntutan gaji tinggi sang pemain sekaligus menjadikannya sebagai pilar utama permainan tim.
Mijatovic menyakini bahwa Vinicius Junior akan merasa menyesal apabila memilih hengkang dari klub raksasa Spanyol tersebut. Ia menilai bertahan bersama Los Blancos jauh lebih bernilai dibanding pindah ke tim lain.
"Lebih baik jadi pilihan kedua di Real Madrid, bahkan seandainya kamu di belakang Kylian Mbappe, daripada jadi pilihan pertama di tim lain di dunia," ujar Mijatovic kepada El Larguero di Cadena SER.
Ia menambahkan bahwa skenario seperti ini sudah kerap terjadi pada para pemain yang memutuskan hengkang karena merasa kurang dihargai. Namun, penyesalan biasanya muncul tidak lama setelah kepindahan tersebut terjadi.
"Ini persis apa yang bisa terjadi kepada Vinicius atau pemain lain yang telah pergi: kamu pergi dengan perasaan kesal, marah karena kamu merasa tidak dihargai, dll.. semua cerita seperti ini sudah saya dengar sebanyak 1.500 kali," kata Mijatovic.
"Dan kemudian, Anda bertemu dengan pemain yang sama 20 hari atau sebulan kemudian di London, Paris, atau di mana pun, dan hal pertama yang dia katakan adalah 'Oh Tuhan, berapa kelirunya aku', dan itu semua demi 2-3 juta euro. Itu memang uang yang banyak, tapi dengan 20 juta euro Anda menjalani hidup yang persis sama," tutur Mijatovic.







