Presiden Prabowo Subianto menemui sekitar 150 periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, guna meninjau berbagai inovasi teknologi karya anak bangsa yang diproyeksikan mendukung agenda pembangunan nasional. Terdapat 26 inovasi teknologi BRIN yang terbagi ke dalam 6 kategori utama.
Dirgantara dan Antariksa
- Pesawat N219 dan N219A — Lebih andal dan mudah dioperasikan, memiliki kabin serta payload terluas di kelasnya, fitur short take-off dan landing, serta mampu mendarat di darat maupun air untuk varian amphibi.
- Pesawat Udara Nir-awak (PUNA) — Mampu terbang selama 24 jam dengan kapasitas muat 300 kg senjata, serta memiliki jarak kendali Line of Sight 250 km dan Beyond Line of Sight hingga 2.000 km.
- Satelit Nusantara Earth Observation-1 (NEO-1) — Satelit observasi Bumi resolusi tinggi berpionir konstelasi yang menggunakan teknologi optik, termal, AIS, IoT, serta komunikasi, yang menghemat direct cost hingga 71,9%.
Pertahanan dan Keamanan
- Cat Anti Radar — Mampu menyerap gelombang elektromagnetik 4-12 GHz, ramah lingkungan, serta telah diuji pada Tank ANOA dan Kapal Patroli TNI AL bersama PT Sigma Utama.
- Material Persenjataan — Dikembangkan bersama PT Pindad menggunakan laras baja Cr-Mo-V dan penetrator tungsten berkinerja tinggi yang memiliki momentum dua kali peluru konvensional.
- Teknologi Roket RHAN-122 — Memiliki jarak jangkau maksimal 24 km dengan warhead 18 kg, diproduksi secara nasional berbasis propelan mandiri untuk TNI AD dan Korps Marinir TNI AL.
- Teknologi Rudal JMSSX-01 — Merupakan Surface-to-Surface Missile yang dilengkapi Flight Control Computer, Inertial Navigation System, serta Seeker, bermitra dengan PT PAL, PT DI, dan PT Pindad.
- Underwater Monitoring Platform — Menyediakan sistem monitoring laut secara real-time dengan fitur Reverse Engineering, Smart Power Management, dan enkripsi data lokal untuk TNI AL, BAKAMLA, BMKG, dan KKP.
- Navigasi Elektronik — Teknologi Autonomous Multisensor Data Fusion untuk navigasi tanpa GPS pada torpedo dan kendaraan bawah air guna mendukung industri elektronik nasional.
Nuklir
- Sumber Daya Uranium dan Thorium — Meliputi penambangan, pemurnian, serta teknologi pemisahan Logam Tanah Jarang, uranium, dan thorium untuk kemandirian bahan baku nuklir nasional.
- Bahan Bakar Nuklir — Fabrikasi elemen bakar Uranium Silisida untuk reaktor nuklir serta produksi pelet UO2 untuk reaktor daya guna menjamin kontinuitas pasokan dan substitusi impor.
- Reaktor Nuklir Riset dan Daya — Pemanfaatan reaktor riset untuk radioisotop dan layanan radiasi, serta perancangan PLTN (HTGR, SMR) dan studi tapak di berbagai lokasi strategis.
- Keselamatan Keamanan dan Kedaruratan — Pengembangan sistem deteksi radiasi, dosimeter cerdas, imaging sinar-X, dan sensor kebencanaan berbasis radiasi alam.
- Pengelolaan Limbah Radioaktif — Penerapan teknologi pengolahan, imobilisasi, penyimpanan limbah, serta reuse dan recycle zat radioaktif terbungkus.
- Aplikasi Nuklir untuk Industri dan Masyarakat — Penggunaan radiofarmaka dan radioisotop untuk kesehatan, iradiasi pangan dan material, serta analisis nuklir untuk pengendalian polusi.
Pangan dan MBG (Makan Bergizi Gratis)
- Varietas Unggul — Pengembangan benih unggul untuk tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, sorgum, ubi kayu, sayuran, buah-buahan, hingga benih ikan dan ternak lokal.
- Teknologi Budidaya dan Produksi — Penerapan kultur jaringan, sistem budidaya presisi, hingga metode pembibitan modern.
- Inovasi Peternakan dan Perbiakan — Riset dan pengembangan untuk menciptakan galur ternak lokal unggul.
- Teknologi Pascapanen — Inovasi penanganan pascapanen untuk menjaga kualitas dan efisiensi produk pertanian.
- Teknologi Pengolahan Pangan dan Nilai Tambah — Hilirisasi komoditas pangan untuk meningkatkan nilai tambah dan mendukung program Makan Bergizi Gratis.
Warisan Budaya
- Face Recognition Warisan Budaya — Identifikasi dan pencocokan wajah pada arca dan artefak untuk mendukung pelacakan asal-usul serta repatriasi benda bersejarah.
- LiDAR untuk Riset Peradaban — Pemanfaatan teknologi LiDAR untuk riset dan pengelolaan jejak peradaban masa lalu.
- 718 Voices of Indonesia (LADIN) — Dokumentasi, pengarsipan, dan revitalisasi 718 bahasa daerah melalui platform digital terbuka.
- Bumiayu — Laboratorium khusus untuk rekonstruksi lapisan sejarah peradaban Nusantara hingga jutaan tahun lalu.
- Model Ekosistem Gastronomi Maritim — Pengembangan model ekosistem berbasis gastronomi maritim.
Pendidikan
- Asisten Guru AI Kontekstual — Teknologi kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu proses pembelajaran guru secara kontekstual.
- Platform Solarsteam Digital Learning — Platform pembelajaran digital berbasis platform Solarsteam.
- Model Buku Teks SMK Berbasis Soft Skill — Penyusunan buku teks kejuruan yang berfokus pada pengembangan soft skill siswa.
- CHHRI Protect — Sistem peringatan dini (early warning system) untuk pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.






