Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menepis kabar yang menyebut timnya bakal merekrut penjaga gawang asing untuk mengarungi Super League 2026/2027. Juru taktik berpaspor Belanda tersebut menegaskan komitmen klub untuk terus mengandalkan Cahya Supriadi di bawah mistar gawang Laskar Mataram, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kepercayaan tim pelatih terhadap eks kiper Persija Jakarta itu didasari oleh performanya yang terus menanjak pesat. Saat ini, pemain kelahiran Karawang tersebut bahkan tengah mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia pada gelaran Piala AFF 2026.
"Saya mendengar ada rumor bahwa kita akan mendatangkan kiper asing, tetapi bukan itu yang akan kita lakukan. Kita akan mempertahankan Cahya karena kita memiliki rasa percaya kepadanya," ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Van Gastel menilai potensi besar yang dimiliki Cahya bisa menjadikannya sosok krusial untuk sepak bola nasional. Usia yang masih belia memberi ruang perkembangan yang sangat terbuka lebar bagi kiper muda ini.
"Saya pikir di masa depan dia mungkin bisa menjadi kiper utama tim nasional," tutur Van Gastel.
Prospek cerah yang ditunjukkan Cahya memang tak luput dari pantauan tim-tim papan atas. Kendati demikian, juru taktik berusia 54 tahun itu mengunci rapat peluang kepindahan sang pemain dan memastikan Cahya tetap masuk dalam skema utama PSIM musim depan.
"Sudah jelas dia akan diminati oleh klub-klub yang lebih besar di liga ini. Akan sangat menarik bagi mereka untuk mendatangkannya, tetapi untuk saat ini dia akan tetap bersama kami," kata mantan asisten pelatih Besiktas tersebut.
Manajemen klub menganggap kedalaman skuad di sektor penjaga gawang sudah sangat ideal tanpa perlu mendatangkan pilar asing. Kualitas Cahya dinilai sudah membuktikan bahwa PSIM tidak memerlukan tambahan amunisi dari luar negeri.
"Untuk membawa kiper asing menggantikan Cahya? Tidak, tidak. Saya tidak tahu apakah rumor itu benar atau tidak, tetapi saya tidak akan mendatangkan kiper asing. Saya akan mempertahankan Cahya, jadi bagi saya tidak ada lagi bahan diskusi," tegas Van Gastel.






