Kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 yang merupakan nama baru Liga 2 telah menuntaskan seluruh pertandingan pekan kedua untuk Grup 2 di wilayah Timur. Dilansir dari Papanskor, lima laga yang bergulir sejak Sabtu (20/9) hingga Minggu (21/9) malam ini mengubah peta persaingan klasemen. Grup 2 dihuni oleh 10 tim dan kerap dijuluki grup neraka.
Hal ini karena wilayah Timur diisi oleh deretan klub mantan peserta Liga 1 yang terdegradasi pada musim lalu. Dua tim eks kasta tertinggi, PSS Sleman dan Barito Putera, kini langsung tancap gas dan bersaing ketat di posisi dua besar. PSS Sleman berhak menduduki puncak klasemen sementara Grup 2 setelah mengemas hasil sempurna dari dua laga awal.
Klub berjuluk Elang Jawa tersebut mengamankan kemenangan 3-1 saat melakoni laga tandang melawan Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Minggu (21/9) sore. Sebelumnya, mereka juga menumbangkan Persiba Balikpapan dengan skor 2-1 sehingga memiliki surplus agregat gol +3.
Barito Putera menempel ketat di peringkat kedua setelah membukukan kemenangan beruntun dengan skor tipis 1-0. Laskar Antasari sukses mengalahkan Kendal Tornado FC di pekan pertama dan menaklukkan tuan rumah Deltras FC Sidoarjo pada Minggu (21/9) malam. Sementara itu, Persipura Jayapura menguntit di posisi ketiga dengan koleksi 4 poin. Tim Mutiara Hitam meraih kemenangan 2-0 atas PSIS Semarang pada Sabtu (20/9), setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol melawan Persipal FC Palu.
Peringkat keempat hingga keenam secara berurutan ditempati oleh Persiku Kudus, Persiba Balikpapan, dan Deltras FC yang sama-sama mengoleksi 3 poin dari satu kemenangan. Di bawahnya, Persipal FC Palu, Persela Lamongan, dan Kendal Tornado FC tertahan di peringkat 7 sampai 9 dengan 1 poin setelah hanya bermain imbang. Posisi juru kunci diisi oleh PSIS Semarang yang belum mengemas poin sama sekali akibat kekalahan beruntun dari Persiku dan Persipura. Perjalanan kompetisi masih menyisakan 16 pertandingan lagi dari total 18 pekan yang harus diarungi seluruh tim.
Sistem kompetisi menetapkan bahwa juara dari Grup 1 dan Grup 2 akan otomatis promosi ke Liga 1. Sementara itu, tim yang finis di peringkat kedua harus melalui babak play-off demi memperebutkan satu tiket promosi terakhir untuk musim 2026/27.






