PSSI Gelar Piala Kemerdekaan 2025 di Medan Jelang Piala Dunia U-17

19 Juni 2026, 13:01 WIB

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bakal menyelenggarakan turnamen Piala Kemerdekaan 2025 di Medan, Sumatera Utara, pada Agustus ini sebagai persiapan Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Dilansir dari Papanskor, ajang pemanasan ini juga melengkapi agenda pemusatan latihan (TC) yang sedang berlangsung di Bali.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan bahwa setelah merampungkan persiapan Timnas U-23, fokus federasi kini beralih sepenuhnya untuk menyokong kebutuhan tim asuhan pelatih Nova Arianto demi mencapai hasil maksimal di kompetisi dunia pada November mendatang.

"Ini penting, Training Camp sudah jalan sebulan di Bali. Kita akan beri kesempatan ujicoba yakni akan kita buat Piala Kemerdekaan," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Erick menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Medan sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menyediakan infrastruktur olahraga berkualitas internasional pasca-PON tahun lalu.

"Apresiasi kepada pemerintah yang sudah perbaiki stadion. Ini harus kita manfaatkan. Kali ini Piala Kemerdekaan yang juga ujicoba U-17 akan digelar di wilayah Sumatera jangan terlalu Jawa Sentris. Venue yang akan dipakai yang sebelumnya dibangun dan digunakan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun lalu," kata Erick Thohir.

Mengenai peta persaingan, PSSI mengonfirmasi kehadiran Afrika Selatan dan Tajikistan sebagai penantang, serta tengah mengupayakan satu negara tambahan dari kawasan Amerika Latin untuk melengkapi slot peserta turnamen.

"Untuk sebuah ujicoba kiranya three pertandingan sudah cukup. Kita masih mencari satu peserta lagi, kalau bisa dari Amerika Latin, tapi memang kendala jarak tempuh yang mencapai 36 jam. Kalau tidak bisa ya kita cari dari yang dekat agar bisa hadir mengisi Piala kemerdekaan," tutur Erick Thohir.

Lawan-lawan dalam turnamen pemanasan ini dipilih secara khusus demi menyimulasikan kekuatan tim-tim yang akan dihadapi Garuda Muda di Grup H Piala Dunia U-17 nanti, seperti Brasil, Zambia, dan Honduras.

"Makanya kita pilihkan lawan yang mirip dengan lawan di Piala Dunia U-17. Indonesia tergabung bersama Brasil, Zambia dan di Honduras di Grup H. Nantinya Garuda Muda juga akan kita berangkatkan lebih awal untuk adaptasi temperatur, lapangan dll," tutur Erick Thohir.

PSSI juga menggarisbawahi pentingnya adaptasi terhadap karakteristik lapangan di Qatar yang menyerupai konsep festival, seraya berkomitmen menjaga kebugaran pemain melalui penyediaan fasilitas prima di Medan.

"Karena Piala Dunia U-17 nanti mainnya tidak di stadion tetapi di lapangan seperti festival, ini akan pengaruhi konsentrasi pemain. Kita harapkan dukungan terus untuk Timnas U-17 semoga tak ada pemain tidak cedera, PSSI pastikan lapangan baik, Fasilitas mumpuni yang standar internasional. Agar pemain tak cedera," jelas Erick Thohir.

Langkah penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan ajang sepak bola di luar Jawa sekaligus menjadi ruang uji coba sistem tiketing Garuda ID.

"Kami di PSSI sedang bangun strata lapisan Timnas dari U-17 hingga senior, demikian pula dengan Timnas Putri. Sehingga berikan kesempatan seluruh penduduk Indonesia menyaksikan Timnas. Kita juga harus bentuk human capital di daerah, agar organizing event sepak bola di daerah bisa meningkat.

Pilihan di Sumatera Utara sudah tepat. Kita juga akan terapkan Garuda ID untuk penonton di Piala Kemerdekaan nanti," pungkas Erick Thohir.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang