PSSI Perluas Kewenangan Asprov dan Tetapkan Jadwal Kongres Pemilihan

6 Agustus 2026, 14:46 WIB

Kongres PSSI 2026 yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, pada Senin (3/8/2026) melahirkan serangkaian keputusan strategis terkait arah pembinaan sepak bola nasional, seperti dilansir dari Bola.

PSSI kini menempatkan Asosiasi Provinsi (Asprov) sebagai fondasi utama pengembangan sepak bola daerah. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur pembinaan dari tingkat akar rumput hingga ke jenjang senior.

Guna mendukung peran tersebut, PSSI bakal memperluas wewenang Asprov dalam mengelola kompetisi regional. Kebijakan ini juga diproyeksikan dapat menjadi salah satu pemasuk sumber dana bagi pengurus di tingkat daerah.

Selain perluasan wewenang, kongres menyetujui pelaksanaan pemilihan kepengurusan Asprov PSSI pada Oktober hingga November 2026. Agenda ini akan digelar berkala sesuai kesiapan masing-masing wilayah.

Sementara itu, jadwal Kongres Pemilihan PSSI periode 2027-2031 ditetapkan pada Juli 2027. Proses pemilihan tersebut direncanakan berjalan secara terbuka dan transparan.

Penetapan jadwal yang berdekatan ini bertujuan mempermudah sinkronisasi program. Langkah tersebut memastikan arah kebijakan pengurus pusat dan daerah dapat berjalan selaras sejak awal masa jabatan.

Laporan Keuangan dan Industri Sepak Bola

PSSI turut memaparkan perkembangan industri sepak bola nasional yang mencatatkan tren positif. Pendapatan ILeague selaku operator Super League dan Championship telah menembus angka Rp705 miliar per musim.

Kondisi finansial PSSI juga dicatatkan mencapai sekitar Rp722 miliar. Dari total pendapatan tersebut, dana APBN menyumbang Rp63 miliar, sementara sisanya berasal dari sponsor, hak siar, tiket, dan penjualan merchandise.

Pengembangan Sepak Bola Putri dan Perubahan Turnamen

Sektor pembinaan sepak bola putri di 16 provinsi kini tercatat telah menghimpun basis data sekitar 50 ribu talenta muda. Pembinaan ini dijalankan berjenjang mulai dari kelompok umur U-15, U-17, hingga U-19.

PSSI mengonfirmasi bahwa ajang Liga Putri dijadwalkan mulai bergulir pada Oktober 2026. Kompetisi ini bakal diikuti oleh enam klub peserta, dengan detail jadwal yang akan diumumkan operator.

Di sisi lain, format Piala Presiden dipastikan mengalami perubahan mulai tahun depan. Turnamen pramusim tersebut tidak lagi diperuntukkan bagi klub, melainkan dikaji ulang untuk menopang program penguatan Timnas Indonesia.

Kongres juga resmi mengesahkan beberapa keputusan administratif. Penetapan tersebut mencakup penerimaan anggota baru, pemberhentian anggota, perubahan nama klub, hingga penetapan pemindahan stadion.

"Setelah kompetisi bagus, Timnas Indonesia bagus, justru sekarang PSSI Provinsi yang menjadi ujung daripada yang kita harapkan ke depan bisa berjalan lebih baik," ujar Ketua PSSI, Erick Thohir.

"Kita berharap ke depan, setelah mereka mempunyai ketua-ketua yang suka sepak bola, punya waktu untuk sepak bola, dan bisa cari pendanaan sepak bola, PSSI Pusat memberikan hak-hak kompetisi ke daerah nantinya," lanjutnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang