Saga pencarian nahkoda baru untuk Timnas Indonesia senior kini mulai memasuki babak baru dan mengerucut pada dua nama besar asal Eropa. Dikutip dari Papanskor, perhatian pencinta sepak bola tanah air langsung tertuju pada kursi kepelatihan setelah skuad Garuda Muda menyelesaikan kompetisi di SEA Games 2025. Dua sosok pelatih berusia 50 tahun, Giovanni van Bronckhorst dari Belanda dan John Herdman dari Inggris, kini menjadi kandidat kuat yang diperbincangkan publik.
Nama John Herdman menjadi figur yang paling ramai dibahas setelah media asal Honduras, Diario Diez, mengabarkan bahwa PSSI telah melakukan sesi wawancara dengan kedua pelatih tersebut.
"Federasi Indonesia memperkirakan untuk segera mengumumkan penggantinya–Patrick Kluivert, mungkin sebelum Januari. Ini menandai perubahan tak terduga dalam karier pelatih asal Inggris tersebut," tulis Diez pada Rabu (17/12). Media tersebut menjabarkan bahwa Herdman memiliki reputasi mentereng di kawasan Amerika Utara setelah berhasil membawa Timnas Kanada lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Keberhasilan tersebut membuat namanya sempat dilirik oleh sejumlah negara CONCACAF lainnya untuk menjadi juru taktik baru, termasuk Panama, Honduras, hingga Jamaika. Masyarakat Honduras disebut menginginkan jasa Herdman, sementara federasi sepak bola Jamaika bahkan telah membuka proses negosiasi demi menghadapi babak play-off antarkonfederasi Piala Dunia 2026.
"Tetapi, Herdman menolak tawaran tersebut, dan memprioritaskan Indonesia," sambung Diez. Rekam jejak Herdman dinilai selaras dengan kriteria PSSI yang membutuhkan pelatih berpengalaman di kualifikasi Piala Dunia serta cakap dalam mengatasi tekanan transisi tim. "Pendekatan disiplinnya mengangkat Kanada, menerapkan gaya permainan vertikal yang mengejutkan banyak orang. Indonesia berharap dapat meniru kesuksesan tersebut untuk mendaki peringkat Asia," imbuh Diez.
Laporan dari media Honduras tersebut langsung memicu reaksi masif dari warganet di Indonesia hingga membuat nama sang pelatih viral di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan data karier manajerialnya, Herdman tercatat pernah menangani Timnas Wanita Selandia Baru pada periode 2006 sampai 2011 sebelum bergeser ke Timnas Wanita Kanada hingga 2018. Ia kemudian dipercaya menukari Timnas Pria Kanada pada 2018 hingga 2023, lalu melanjutkan karier di MLS bersama Toronto FC pada musim 2023 hingga 2024. Saat menukangi tim wanita Kanada, ia sukses mempersembahkan medali emas Pan-American Games 2011, dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016, serta menembus perempat final Piala Dunia Wanita 2015.
Sementara di sektor putra, Herdman mengantarkan Kanada melaju ke Piala Dunia 2022 yang menjadi pencapaian pertama negara tersebut sejak 1986, sekaligus menjadi finalis CONCACAF Nations League 2023.
Prestasi individu juga pernah diraihnya dengan masuk dalam nominasi FIFA Coach of the Year pada tahun 2012, 2015, dan 2016. Ia pun tercatat membawa tim asuhannya meraih predikat FIFA Most Improved Team pada tahun 2016 bersama Kanada Wanita dan pada tahun 2021 bersama skuad pria Kanada.
Kini publik sepak bola nasional menantikan keputusan resmi mengenai sosok yang akan memimpin Jay Idzes dan kawan-kawan mulai tahun 2026 mendatang.







