Purbaya Yudhi Sadewa Batal Beli Moge Harley Davidson Karena Gratifikasi

6 Agustus 2026, 00:31 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa urung membeli sepeda motor gede merek Harley Davidson dengan potongan harga saat mengunjungi pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Purbaya membeberkan bahwa pembatalan niat tersebut terjadi karena Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan mengingatkan bahwa diskon harga untuk pejabat dapat dikategorikan sebagai tindakan gratifikasi.

Sebelumnya, Purbaya menjelaskan arah kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sebelumnya sering tertahan di angka 5 persen berhasil berbalik dalam dua kuartal terakhir.

"Kami menargetkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di rentang 6% pada semester kedua tahun ini. Jadi, demand lebih kuat dan bisnis Anda berkembang pesat, ya," ujar Purbaya.

Purbaya kemudian menceritakan awal mula penawaran bonus potongan harga motor gede tersebut yang dijanjikan jika ia berhasil memajukan perekonomian nasional.

"Dia bilang, 'kalau bisa majuin ekonomi, nanti akan dapat bonus kalau beli Harley.' Saya sudah senang. Oke, saya beli Harley. Ada bonusnya, diskon lah," tutur Purbaya.

Namun, imbauan dari jajaran Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan membuat Purbaya harus membayar kendaraan tersebut dengan harga penuh apabila tetap ingin memboyongnya.

"'Eh Sekjen saya yang bilang, 'Pak, kalau diskon itu gratifikasi, jadi nggak boleh. Bapak harus bayar pada harga penuh,' katanya. Yah, lemes gue," seloroh Purbaya.

Dalam kesempatan kunjungannya ke arena GIIAS, Menkeu Purbaya sempat mendatangi booth Harley Davidson dan menjajal beberapa model edisi terbatas yang baru saja diluncurkan.

"Cocok ya? Bungkus? Duit lu," kelakarnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang