Putri Kusuma Wardani dan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil melaju ke semifinal Japan Open 2026 yang berlangsung Jumat (17/7/2026) di Jepang, sebagaimana dilansir dari Bola.
Putri KW membalikkan keadaan melawan unggulan China Wang Zhi Yi dengan skor 9-21, 21-17, 21-4. Sementara itu, Fajar/Fikri menaklukkan ganda Inggris Ben Lane/Sean Vendy 22-20, 21-13, menjaga peluang Indonesia meraih gelar di level Super 750 ini.
Dua wakil Indonesia lainnya, Alwi Farhan dan pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus tersingkir lebih awal. Alwi kalah dari Kodai Naraoka lewat tiga gim 18-21, 22-20, 18-21, sedangkan Febriana/Meilysa kalah dua gim langsung 18-21, 15-21 dari pasangan Chinese Taipei.
Putri Kusuma Wardani mengaku lega usai mengalahkan Wang Zhi Yi yang sebelumnya selalu mengalahkannya dalam tujuh pertemuan terakhir.
"Alhamdulillah rasanya lega karena akhirnya bisa menang dari Wang Zhi Yi. Biasanya saya paling bagus hanya bisa ambil satu gim lalu hilang di gim penentuan kalau melawan dia, An Se-young atau Akane (Yamaguchi), tapi hari ini bisa menang jadi sangat senang," ujar Putri.
Kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri Putri menjelang semifinal melawan Akane Yamaguchi, wakil tuan rumah yang juga pemain elite dunia.
"Besok ketemu Akane, pasti tidak mudah juga apalagi main di rumahnya sendiri. Saya harus fokus lagi, lebih percaya diri dan kemenangan hari ini menjadi tambahan motivasi," kata Putri.
Di nomor ganda putra, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri memastikan tiket semifinal setelah menang dua gim langsung atas pasangan Inggris.
Alwi Farhan menyampaikan rasa syukurnya meski kalah dalam pertandingan sengit tiga gim melawan Kodai Naraoka.
"Tetap bersyukur karena hari ini saya bisa berjuang sangat maksimal sampai akhir. Pastinya saya tidak membiarkan lawan menang dengan mudah, tidak mau menyerah dulu meskipun hasilnya kalah," ujar Alwi.
Alwi menambahkan bahwa dukungan penonton tuan rumah membuat lawannya lebih bersemangat, sementara ia sempat mengalami kram otot paha di gim ketiga.
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari juga gagal melaju setelah kalah dari pasangan Chinese Taipei, mengakhiri perjuangan mereka di turnamen ini.







