Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menelan kekalahan dari pemain peringkat satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, dalam laga pembuka grup A turnamen BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China, pada Rabu (17/12/2025). Dilansir dari Papanskor, pebulu tangkis kelahiran Tangerang tersebut dipaksa menyerah lewat pertarungan tiga gim dengan skor 16-21, 21-8, dan 8-21 dalam pertandingan yang digelar di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium. Hasil ini membuat Putri gagal membalas kekalahan straight game dari lawan yang sama pada final Australia Open yang berlangsung pada 23 November 2025 lalu.
"Alhamdulillah saya bersyukur bisa tampil di hari pertama World Tour Finals. Secara keseluruhan saya cukup senang karena bisa bermain hingga rubber game melawan An Se Young," kata Putri KW kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Meskipun kalah, performa Putri sempat meningkat drastis pada gim kedua setelah meraup 10 poin berturut-turut hingga mengunci kemenangan telak, sebelum akhirnya berbalik tertekan oleh permainan agresif An Se Young pada gim penentu. "Sebelumnya di Australia saya kalah straight games, tapi kali ini bisa bermain tiga gim dan mengeluarkan permainan yang terbaik," Putri, menambahkan.
Kekalahan ini memaksa Putri untuk mengejar kemenangan pada laga kedua penyisihan grup demi mengamankan peluang lolos ke babak semifinal turnamen berhadiah total 3.000.000 dolar tersebut. "Di game ketiga, An Se Young bermain lebih cepat sehingga bola-bola yang saya terima cukup menyulitkan saya," ujar Putri.
Turnamen akhir tahun ini hanya diikuti oleh delapan kontestan terbaik di setiap sektor berdasarkan akumulasi poin tertinggi sepanjang rangkaian BWF World Tour musim ini. "Jadi mau tidak mau saya harus siap mengikuti pola permainannya terlebih dahulu," pungkasnya. Putri dijadwalkan menghadapi wakil Jepang, Akane Yamaguchi, pada pertandingan kedua yang akan berlangsung hari Kamis (18/12/2025).







