Modifikasi motor pakai sespan kembali menjadi tren yang diminati oleh para pencinta otomotif roda dua saat ini. Banyak pengendara yang ingin menambahkan kereta samping ini untuk kebutuhan estetika maupun fungsionalitas harian. Namun, membangun sespan tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena menyangkut keselamatan berkendara di jalan raya.
Anda membutuhkan perhitungan matang dan pemahaman teknis yang kuat agar motor tetap stabil saat dikendarai. Artikel ini akan mengulas secara mendalam cara membuat sespan motor sendiri dengan standar keamanan yang tinggi. Kita akan membahas pemilihan material sasis, sistem suspensi, hingga teknik penyambungan yang benar.
Menambahkan sespan ke sepeda motor akan mengubah total karakter pengendalian kendaraan tersebut. Motor yang awalnya miring saat berbelok kini harus berbelok layaknya sebuah mobil mini.
Keseimbangan geometri antara motor utama dan kereta samping sangat krusial. Jika perhitungan sudut dan distribusi beban salah, motor akan terasa sangat berat sebelah dan sulit dikendalikan. Dalam kasus yang sering saya temui di lapangan, banyak sasis sespan buatan rumahan yang mengalami gejala bergetar hebat saat melaju pada kecepatan tinggi. Hal ini biasanya dipicu oleh titik tumpu sasis yang tidak sejajar dengan as roda belakang motor utama.
Persiapan Material dan Ukuran Besi untuk Sasis Sespan
Langkah awal yang paling menentukan dalam membangun kereta samping adalah memilih bahan baku sasis yang berkualitas tinggi. Kekuatan sasis akan menopang seluruh bobot penumpang atau barang bawaan Anda.
Dilansir dari Liputan6, untuk bikin sespan aman, konstruksi utamanya harus menggunakan material logam yang kokoh. Aris Arrohman selaku Manager Operational Scooter99 menjelaskan bahwa pemilihan bahan tidak boleh dilakukan asal-asalan demi mengejar harga murah.
Scooter99 sendiri merupakan bengkel pembuat sespan legendaris yang berlokasi di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Bengkel ini diketahui telah mulai beroperasi sejak tahun 1999 dan melayani berbagai modifikasi kustom.
"Sespan yang aman untuk buat sasisnya pakai besi dengan tebal 2 milimeter. Kenapa besi, karena kuat dan lebih mudah didapat," ujar Aris Arrohman saat memberikan penjelasan teknis kepada media pada Rabu, 7 September.
Aris Arrohman yang telah bekerja di tempat tersebut minimal selama 5 tahun menambahkan bahwa sasis besi tersebut nantinya dilapisi oleh fiberglass dan dihaluskan untuk memberikan tampilan akhir yang rapi dan elegan.
Selain sasis utama, komponen penting lainnya adalah pipa penyambung yang menghubungkan motor dengan sespan. Komponen rangka sespan dan pipa penghubung menggunakan pipa tanpa sambungan (seamless) dengan diameter 3,4 inci dan ketebalan yang sama dengan bodi.
Penggunaan pipa tanpa sambungan ini sangat direkomendasikan karena tidak memiliki titik lemah di sepanjang badannya. Hal ini membuat pipa memiliki daya tahan yang jauh lebih tinggi terhadap tekanan dan puntiran saat bermanuver.
Langkah demi Langkah Cara Membuat Sespan Motor Sendiri
Setelah semua material siap, Anda bisa memulai proses perakitan secara bertahap. Pastikan Anda memiliki peralatan las yang memadai dan area kerja yang cukup luas.
Berikut adalah urutan langkah teknis yang dapat Anda ikuti untuk merakit sespan:
- Pemotongan dan Pembentukan Sasis Utama: Potong besi tebal 2 milimeter sesuai dengan dimensi panjang dan lebar sespan yang Anda inginkan. Bentuk sasis utama menjadi kotak atau melengkung sesuai desain menggunakan alat pengerol pipa.
- Pengelasan Rangka Sambungan: Sambungkan potongan-potongan besi sasis menggunakan las listrik atau las argon berpenetrasi tinggi. Pastikan seluruh sambungan siku benar-benar presisi sembilan puluh derajat agar tidak miring.
- Pemasangan Pipa Hub seamless: Pasang rangka sespan dan pipa penghubung menggunakan pipa tanpa sambungan berdiameter 3,4 inci ke arah bodi motor utama. Titik sambungan ini harus dibuat fleksibel namun mengunci kuat saat baut dikencangkan.
- Perakitan Sistem Suspensi Mandiri: Buat dudukan untuk lengan ayun roda sespan. Jenis suspensi modern untuk sespan menggunakan suspensi sepeda motor skuter matik modern tipe tertentu, namun yang paling sering digunakan adalah tipe monoshock skuter matik modern varian lain.
- Finishing Sasis dan Bodi: Setelah sasis selesai diuji kekuatannya, lapisi sasis besi tersebut dengan fiberglass. Lakukan proses pengampasan dan pendempulan hingga permukaan bodi menjadi benar-benar halus sebelum masuk tahap pengecatan.
Kesalahan umum yang saya lihat adalah mekanik pemula sering kali langsung mengelas mati pipa penghubung ke rangka motor. Ini adalah kekeliruan besar karena mempersulit proses kalibrasi kelurusan roda sespan di kemudian hari.
Spesifikasi Komponen untuk Membangun Sespan
Untuk memudahkan Anda dalam menyiapkan bahan baku, berikut adalah tabel spesifikasi teknis komponen yang ideal berdasarkan standar bengkel berpengalaman:
| Komponen Sasis | Spesifikasi Material | Karakteristik Fisik |
|---|---|---|
| Sasis Utama | Besi struktural | Ketebalan 2 milimeter |
| Pipa Penghubung | Pipa tanpa sambungan (seamless) | Diameter 3,4 inci |
| Lapisan Luar Bodi | Serat kaca (fiberglass) | Dihaluskan dan dicat |
| Sistem Peredam Kejut | Monoshock skuter matik | Tipe modern varian khusus |
Dengan mengikuti spesifikasi di atas, Anda dapat meminimalkan risiko sasis patah saat menghantam lubang di jalan raya. Selalu pastikan ketebalan pipa penghubung sama dengan ketebalan bodi sespan agar distribusi tegangan menjadi merata.
Cara Pasang Sespan yang Benar dan Aman ke Motor Utama
Proses penyambungan sespan ke motor merupakan fase yang membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Anda tidak bisa hanya sekadar menempelkan kedua kendaraan ini secara sejajar lurus.
Dari pengalaman saya menangani berbagai jenis modifikasi, ada dua sudut penting yang wajib diatur secara manual, yaitu sudut toe-in dan sudut lean-out.
- Sudut Toe-In: Posisi roda sespan harus sedikit menguncup ke arah dalam atau menghadap ke roda depan motor utama dengan jarak berkisar antara satu hingga dua sentimeter. Ini berfungsi mencegah motor menarik ke arah kiri saat berjalan lurus.
- Sudut Lean-Out: Motor utama harus diposisikan sedikit miring ke arah luar atau menjauhi sespan sekitar satu sampai dua derajat saat kondisi tanpa beban. Sudut ini akan menjadi lurus sempurna ketika motor dinaiki oleh pengendara.
Gunakan alat bantu berupa penggaris panjang atau benang bangunan untuk memastikan kelurusan roda sespan dengan roda belakang motor. Pastikan jarak bebas ke tanah (ground clearance) sespan tidak terlalu rendah agar aman saat melewati polisi tidur.
Pengujian Jalan dan Sektor Keselamatan Berkendara
Jangan langsung membawa sespan baru Anda ke jalan raya yang ramai setelah proses perakitan selesai dilakukan. Anda wajib melakukan uji coba jalan secara bertahap di area terbuka yang sepi. Mulailah berkendara dengan kecepatan rendah terlebih dahulu antara dua puluh hingga tiga puluh kilometer per jam. Rasakan apakah motor cenderung menarik ke salah satu sisi atau mengalami gejala melayang pada bagian kemudi.
Lakukan uji pengereman secara mendadak untuk melihat reaksi sespan. Karena sespan menambah beban di sisi kiri, motor biasanya akan sedikit terdorong ke kanan saat Anda menekan rem depan secara keras. Modifikasi ini memerlukan penyesuaian gaya berkendara yang total dari sang pengendara. Pasikan Anda selalu menempatkan beban statis di dalam sespan saat berkendara sendirian agar roda kereta samping tidak mudah terangkat ketika Anda menikung ke arah kanan.







