Sejumlah peristiwa penting menghiasi berita internasional pada Rabu (5/8/2026), mulai dari ancaman militer Amerika Serikat di Selat Hormuz, penutupan konsulat diplomatik di Medan, latihan perang Taiwan, hingga isu kecurangan ujian pegawai di Thailand, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras terkait pemblokiran Selat Hormuz. Pihaknya menegaskan tindakan tegas akan segera diambil jika kawasan perairan strategis tersebut tidak segera dibuka kembali untuk jalur pelayaran internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan negeri paman sam tersebut saat berada di California.
"Kami sedang melakukan pembicaraan yang sangat baik," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.
Ia menuturkan bahwa pihak Iran sebenarnya sangat berkeinginan untuk menyepakati kesepakatan guna mengakhiri ketegangan yang telah berlangsung bertahun-tahun.
"Selat akan segera dibuka, atau mereka akan dihantam sangat keras dan kemudian Selat akan dibuka," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga dilaporkan berencana menutup Konsulat Jenderal AS di Medan, Indonesia. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pengurangan lima pos diplomatik global AS yang telah diberitahukan kepada Kongres AS.
Di kawasan Asia Timur, Taiwan menggelar latihan militer terbesar bertajuk 'Han Kuang' mulai 5 hingga 14 Agustus 2026. Latihan ini digelar untuk mempersiapkan pasukan dan warga sipil menghadapi potensi invasi dari China.
Di tempat terpisah, Pemerintah Thailand mengambil tindakan tegas terhadap kecurangan massal ujian masuk pegawai negeri sipil. Menteri Dalam Negeri Thailand Worasit Liangprasit mengonfirmasi sebanyak 5.925 pegawai pemerintah daerah terancam dipecat akibat kecurangan tersebut.
Di sisi lain, respons sengit datang dari Korea Utara terkait penguatan militer Jepang di Pasifik. Adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, menuduh Jepang bertransformasi menjadi negara perang usai menaikkan anggaran pertahanan dan mengerahkan rudal di pulau-pulau terluar.







