Sektor tengah Real Madrid kembali menjadi prioritas pembenahan setelah kehilangan figur krusial seperti Toni Kroos dan Luka Modric. Guna menjaga keseimbangan kualitas serta pengalaman tim, klub raksasa Spanyol tersebut mengincar gelandang Manchester City, Rodri, dilansir dari Bola. Los Blancos dilaporkan telah mengalokasikan dana sebesar 60 juta euro atau sekitar Rp1,22 triliun untuk membuka negosiasi.
Langkah ini menandai pergeseran sikap manajemen yang sebelumnya sempat mengesampingkan sang pemain akibat faktor usia. Performa impresif bersama Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026 makin mengukuhkan posisi pemain berusia 30 tahun tersebut sebagai target utama. Pengalamannya di level kompetisi tertinggi dinilai cocok untuk mengawal poros permainan di Santiago Bernabéu.
Kesepakatan personal dikabarkan sudah tercapai untuk durasi kontrak hingga 2030 apabila kepindahan tersebut terealisasi. Bahkan, sang gelandang diyakini bersedia menerima pemotongan gaji dari paket yang diterimanya di Etihad Stadium demi melanjutkan karier bersama Real Madrid.
Meski kesepakatan pribadi telah terjalin, pembicaraan resmi antarklub hingga kini belum dimulai. Manchester City berada dalam posisi dilematis mengingat kontrak pemain andalannya itu akan berakhir pada pengujung musim depan, sementara upaya perpanjangan masa bakti masih terus dilakukan. Kedatangan gelandang baru ini berpotensi mengubah peta persaingan skuad dan memicu hengkangnya Aurélien Tchouaméni. Pemain asal Prancis itu mulai dikaitkan dengan beberapa klub Eropa, termasuk Manchester United, yang dapat memberikan ruang lebih luas bagi restrukturisasi lini tengah Madrid.
Proses negosiasi diprediksi bakal ditentukan dalam beberapa pekan ke depan. Jika Real Madrid berhasil meyakinkan The Citizens, proses transfer ini akan menjadi penambahan amunisi krusial menghadapi musim 2026-2027.






