Real Madrid Tenang Sikapi Keputusan Rodri Pilih Barcelona

8 Agustus 2026, 15:01 WIB

Keputusan Rodri berlabuh ke Barcelona ketimbang Real Madrid menjadi salah satu kejutan besar pada bursa transfer musim panas. Gelandang Manchester City tersebut sebelumnya sangat gencar dikaitkan dengan El Real untuk mengisi peran vital di lini tengah. Kendati gagal mengamankan servis Rodri, pihak Real Madrid dilaporkan tidak panik sama sekali.

Seperti dilansir dari Bola, klub ibu kota Spanyol tersebut memilih bersikap tenang dan fokus mengoptimalkan potensi internal skuad yang ada. Profil Rodri sebenarnya dinilai sangat ideal bagi kebutuhan taktis Real Madrid. Pengalaman internasional, kontrol permainan, serta ketenangannya dalam mendistribusikan bola dianggap mampu menjadi motor penggerak tim yang sempurna.

Meskipun demikian, Real Madrid tetap memegang prinsip dasar transfer mereka. Manajemen hanya memprioritaskan pemain yang benar-benar berkomitmen penuh untuk mengenakan seragam Los Blancos tanpa perlu memaksakan kehendak.

Pilihan Rodri untuk menyeberang ke Katalunya otomatis menghentikan langkah perburuan Real Madrid. Di sisi lain, riwayat kebugaran sang pemain juga sempat memicu keraguan mendalam dari internal klub. Gelandang berusia 30 tahun itu tercatat pernah mengalami cedera ligamen lutut (ACL) dan melewatkan hampir 30 laga musim lalu. Berbagai gangguan fisik pada otot paha, pangkal paha, lutut, hingga operasi punggung menjadi bahan pertimbangan serius.

Apabila sang pemain mampu menjaga tingkat kebugarannya hingga beberapa musim ke depan, Barcelona tentu diuntungkan. Namun, Real Madrid juga merasa langkah tidak merekrutnya bisa menjadi keputusan tepat jika masalah cedera tersebut kambuh. Laporan dari COPE menyebutkan Real Madrid kini tidak berniat mendatangkan amunisi anyar. Pelatih Jose Mourinho dituntut meracik formula terbaik memanfaatkan lima gelandang yang memperebutkan dua posisi utama.

Lima nama yang bersaing ketat untuk peran gelandang bertahan dan tengah meliputi Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, Fede Valverde, Bernardo Silva, serta Arda Guler. Sementara itu, Jude Bellingham difokuskan mengisi posisi nomor 10. Kombinasi Tchouameni, Camavinga, dan Valverde memang memberikan proteksi fisik serta daya tahan yang solid.

Namun, trio tersebut dinilai masih minim kreativitas dan kontrol ritme pertandingan. Kehadiran Arda Guler atau Bernardo Silva yang ditarik lebih dalam diprediksi dapat memberi warna baru. Guler yang tampil menjanjikan musim lalu berpeluang mendapatkan porsi menit bermain lebih besar.

Guler memiliki visi bermain dan kontrol bola yang sangat baik untuk situasi ofensif. Hanya saja, memainkan pemuda asal Turki tersebut lebih dalam menuntut keberanian Mourinho untuk memberinya beban tanggung jawab ekstra.

Di sisi lain, Bernardo Silva juga memegang peranan penting. Pengalaman bertanding serta kemampuan operan dan bertahan yang terasah di Manchester City dapat memberikan kepemimpinan berharga di lini tengah Real Madrid.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang