Beli Redmi Buds 6 Pro atau Tidak? Ini 5 Rahasia Driver Audio dan ANC 55dB

23 Juni 2026, 08:21 WIB

Langkah Xiaomi menyematkan teknologi audio kelas atas ke dalam lini audio terjangkau mereka kembali dibuktikan lewat kehadiran Redmi Buds 6 Pro. Saya melihat TWS ini bukan sekadar pembaruan kosmetik semata, melainkan sebuah lompatan teknis yang berani di tengah ketatnya persaingan pasar audio nirkabel saat ini. Kehadiran konfigurasi driver yang tidak biasa untuk kelas harganya langsung memicu ekspektasi tinggi sejak awal peluncurannya.

Apakah peningkatan spesifikasi di atas kertas ini benar-benar membawa perubahan masif?

Mari kita bedah secara objektif dan kritis dalam ulasan kali ini.

Bagi saya, daya tarik utama dari Redmi Buds 6 Pro terletak pada arsitektur internalnya yang sangat ambisius. Xiaomi tidak lagi menggunakan driver tunggal standar yang biasa ditemukan pada TWS kelas menengah bawah. Perangkat ini mengusung desain coaxial triple driver yang sangat kompleks, sebuah konfigurasi yang biasanya diadopsi oleh earphone premium berharga mahal.

Konfigurasi hardware audio ini terdiri dari beberapa komponen khusus:

  • 1 unit dynamic driver berukuran 11mm dengan diafragma titanium yang bertugas menangani sektor bass dan midrange bawah.
  • 2 unit piezoelectric ceramic tweeter berukuran 6,7mm yang didedikasikan khusus untuk memproduksi frekuensi tinggi secara presisi.

Pemisahan tugas driver ini membuahkan hasil yang sangat instan pada respons frekuensi tinggi. Menurut data resmi yang dirilis oleh produsen, kenyaringan frekuensi tinggi (high-frequency loudness) pada earbud ini meningkat hingga 10% jika dibandingkan dengan pendahulunya, Redmi Buds 5 Pro.

Dari spesifikasinya, menurut saya karakter suara yang dihasilkan cenderung sangat energetik pada area treble tanpa membuat telinga cepat lelah. Detail-detail kecil dari instrumen seperti simbal atau petikan gitar akustik dapat dipisahkan dengan baik berkat kinerja dua tweeter keramik tersebut. Dinamika suara yang disajikan terasa luas, memberikan pemisahan instrumen yang cukup rapi untuk sebuah TWS di kelas harga ini.

Ulasan TWS Redmi Buds 6 Pro di Bawah 1 Juta dengan ANC Rapi | Fernanda Gunsan

Peningkatan Drastis Kemampuan Active Noise Cancellation

Bukan hanya sektor driver yang dirombak total oleh Xiaomi, melainkan juga sistem peredaman bising aktifnya. Fitur Active Noise Cancellation (ANC) pada earbud ini sekarang mendukung peredaman bising aktif hingga 55dB. Angka ini merupakan sebuah peningkatan kedalaman titik frekuensi tunggal yang krusial jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Kemampuan meredam suara bising lingkungan luar kini mencakup frekuensi ultra-lebar hingga 4kHz, menjadikannya sangat efektif meredam suara frekuensi tinggi seperti obrolan orang atau mesin pendingin ruangan.

Jika kita merujuk pada pengujian formal, performa ANC pada perangkat ini memiliki kedalaman hingga 40% lebih tinggi dibandingkan Redmi Buds 5 Pro. Peningkatan ini bukan sekadar klaim pemasaran belaka karena skor total ANC miliknya berhasil mencapai tingkat pembatalan bising sebesar 490,9. Skor tersebut menunjukkan peningkatan efisiensi sebesar 14,16% dari model pendahulunya.

Sistem ANC Manual dengan 20 Tingkatan Adaptif

Satu fitur yang menurut saya sangat berguna bagi mobilitas sehari-hari adalah fleksibilitas kontrol peredamannya. Perangkat ini mendukung peredaman bising adaptif lingkungan yang dapat diatur secara manual melalui aplikasi pendukungnya. Pengguna disuguhkan dengan 20 tingkatan penyesuaian multi-level, mulai dari mode mild untuk lingkungan kantor yang relatif tenang, hingga mode deep noise cancellation untuk meredam gemuruh ekstrem.

Efektivitas Peredaman dalam Kehidupan Nyata

Kemampuan adaptif ini membuat pemakaian earbud terasa lebih nyaman dalam jangka panjang. Saya menilai rentang frekuensi 4kHz yang dicakup oleh ANC earbud ini memberikan perlindungan isolasi yang jauh lebih kedap saat berada di transportasi umum. Suara desing bising frekuensi rendah dari mesin dapat diredam hampir sepenuhnya, sementara suara bising berfrekuensi tinggi di sekitar kita dapat ditekan ke level yang tidak lagi mengganggu konsentrasi.

Daya Tahan Baterai dan Manajemen Pengisian Daya

Sebuah TWS dengan kualitas suara mumpuni dan ANC mumpuni tidak akan berarti banyak jika daya tahan baterainya payah. Untungnya, manajemen daya pada earbud ini tergolong sangat kompetitif untuk standar industri saat ini. Daya tahan baterai earbud saja tercatat sekitar 7 jam saat fitur ANC menyala aktif secara konstan.

Jika Anda memilih untuk mematikan fitur ANC, daya tahan baterainya melonjak hingga 9 jam untuk sekali pengisian daya penuh.

Secara keseluruhan, total daya tahan baterai bersama casing pengisi daya dapat mencapai hingga 36 jam lamanya. Daya tahan komulatif ini tentu sangat melegakan untuk pengguna yang sering bepergian jauh tanpa sempat mencari colokan listrik setiap hari.

Mari kita lihat rincian manajemen waktu pengisian dayanya pada tabel di bawah ini.

Waktu Pengisian Daya dan Daya Tahan Baterai Redmi Buds 6 Pro
Parameter Pengujian Daya Durasi Waktu Kondisi Penggunaan
Daya Tahan Earbud (ANC On) 7 Jam Penggunaan nonstop
Daya Tahan Earbud (ANC Off) 9 Jam Penggunaan nonstop
Total Daya Tahan Komulatif 36 Jam Termasuk cadangan casing
Pengisian Cepat Earbud 10 Menit Tambahan 2 hingga 3 jam dengar
Pengisian Earbud di Casing 1 Jam Hingga kapasitas 100%
Pengisian Casing + Earbud 2 Jam Kabel Type-C adaptor 5V resmi

Berdasarkan data di atas, waktu bagi casing untuk mengisi daya earbud dari kondisi kosong hingga mencapai 100% adalah sekitar 1 jam atau 60 menit. Sementara itu, waktu pengisian daya hingga penuh untuk casing beserta earbud di dalamnya membutuhkan waktu sekitar 2 jam menggunakan kabel Type-C dengan adaptor 5V resmi. Fitur pengisian cepatnya pun sangat menolong, di mana pengisian selama 10 menit di dalam casing sudah bisa memberikan tambahan waktu mendengarkan selama 2 hingga 3 jam.

Sisi Kekurangan yang Tetap Harus Diperhatikan

Meskipun memiliki segudang kelebihan pada sektor hardware suara dan efisiensi ANC, perangkat ini tentu tidak luput dari kekurangan. Saya harus menggarisbawahi bahwa absennya fitur pengisian daya nirkabel (wireless charging) pada casing-nya merupakan satu poin minus tersendiri. Di kelas harga tempatnya bersaing, beberapa kompetitor sudah mulai menawarkan kemudahan pengisian daya nirkabel ini sebagai standar kenyamanan baru.

Selain itu, ukuran casing pengisinya terasa sedikit lebih tebal dibandingkan model TWS standar lainnya di pasaran.

Ketebalan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh kebutuhan ruang sirkuit baterai yang lebih besar demi mengakomodasi total daya 36 jam tersebut. Efeknya, casing ini akan terasa sedikit mengganjal jika Anda sering mengantonginya di dalam saku celana j jeans yang ketat. Sektor kontrol sentuh pada tangkai earbud juga terkadang terasa terlalu sensitif, sehingga potensi salah tekan saat Anda mencoba membetulkan posisi earbud di lubang telinga masih sering terjadi.

Rekomendasi Nyata bagi Pencinta Audio Fleksibel

Perpaduan antara coaxial triple driver dengan diafragma titanium serta dua piezoelectric ceramic tweeter membuat reproduksi suara perangkat ini sangat sulit ditandingi oleh TWS berdriver tunggal konvensional. Lompatan performa ANC yang mencapai skor pembatalan bising 490,9 memberikan jaminan keheningan yang sangat solid untuk segmen harganya. Manajemen baterai yang efisien dengan total daya tahan hingga 36 jam serta dukungan pengisian cepat menjadikannya andalan harian yang andal.

Bagi konsumen yang memprioritaskan kualitas detail audio tinggi pada frekuensi tinggi serta membutuhkan fitur peredaman bising multi-level yang presisi, Redmi Buds 6 Pro merupakan sebuah investasi audio yang sangat masuk akal dan tegas direkomendasikan untuk dipilih saat ini.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang