Benarkah Kamera Ganda Xiaomi Redmi S2 Masih Layak di Tahun 2026

10 Juni 2026, 13:48 WIB

Ekspektasi saya saat melihat kembali Xiaomi Redmi S2 di tahun 2026 ini tentu sudah jauh bergeser dibandingkan saat perangkat ini pertama kali meluncur ke pasaran beberapa tahun silam. Sebagai pengamat yang kritis, saya melihat perangkat yang juga dikenal dengan nama global Harga Xiaomi Redmi Y2 ini sebagai artefak teknologi yang menarik untuk dibedah kembali, terutama untuk melihat sejauh mana ketahanan fiturnya di masa sekarang.

Ketika pertama kali memegang gawai ini, kesan retro langsung terasa dari modul bodi dan bentang layarnya. Namun, apakah Review Xiaomi Redmi S2 ini masih menyisakan nilai guna yang berarti bagi pengguna kasual atau kolektor di era modern? Kita harus melihat spesifikasi konkretnya secara objektif.

Perangkat ini membawa dimensi tinggi 160,73 mm dengan ketebalan mencapai 8,1 mm. Di atas kertas, bobotnya yang berada di angka 170g terasa cukup ringan di genggaman tangan saya, sebuah kompromi material yang jamak ditemukan pada zamannya.

Layar gawai ini menggunakan rasio aspek layar 18:9, sebuah standar yang sempat menjadi tren transisi sebelum era punch-hole dan poni minimalis merajalela. Menurut data resmi dari Mi, layarnya memiliki resolusi sebesar 720 x 1440 piksel saja, sebuah angka yang jika dinilai dengan standar visual masa kini tentu terasa kurang tajam.

Kepadatan Piksel dan Kualitas Visual Rinjan

Dengan resolusi yang terbatas tersebut, kepadatan piksel yang dihasilkan hanya mentok di angka 269 PPI. Saat saya mengamati teks berukuran kecil atau ikon aplikasi, tepian grafis yang agak pecah atau kurang halus masih dapat terlihat dengan jelas oleh mata telanjang.

Rasio kontras layarnya tercatat berada di angka 1000:1. Kemampuan reproduksi warna hitam dan tingkat kecerahan di bawah terik matahari tentu tidak bisa bersaing dengan panel modern, namun masih cukup terbaca untuk penggunaan ruang tertutup.

Dimensi Kompak Namun Terasa Plastik

Dimensi fisiknya yang memanjang membuat genggaman terasa pas, tetapi material bodi belakangnya belum memberikan kesan premium yang kokoh. Ketebalan 8,1 mm sebenarnya cukup tipis, namun estetika desainnya secara keseluruhan memang menegaskan posisinya sebagai perangkat lawas.

Dapur Pacu Snapdragon 625 Apakah Masih Sanggup Bertahan

Jantung pacu dari perangkat ini mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 625 yang dibangun dengan arsitektur 14 nm. Pada masa kejayaannya, chipset octa-core ini sangat dipuja karena efisiensi dayanya yang luar biasa, tetapi waktu telah berlalu sangat jauh.

Kombinasi RAM dan Penyimpanan Internal Lawas

Perangkat ini dipasarkan dalam beberapa opsi RAM dan Penyimpanan Internal, yaitu varian dengan 3GB RAM ditambah 32GB penyimpanan, serta pilihan Redmi S2 RAM 4GB dengan penyimpanan internal 64GB. Berdasarkan analisis saya terhadap aplikasi zaman sekarang, kapasitas memori tersebut akan langsung megap-megap menghadapi ukuran aplikasi media sosial modern.

Untungnya, bagi yang masih berniat menyimpan file media, terdapat dukungan penyimpanan eksternal melalui MicroSD hingga kapasitas 256GB dengan format VFAT. Setidaknya, keterbatasan ruang penyimpanan internal bisa sedikit teratasi dengan opsi ekspansi ini.

Kemampuan Grafis Adreno 506

Urusan pengolahan grafis diserahkan pada GPU Adreno 506. Jangan berharap Anda bisa memainkan game kompetitif berat dengan mulus di perangkat ini; konfigurasi grafis terendah adalah satu-satunya jalan pintas agar sistem tidak mengalami kendala lag parah atau stuttering berkepanjangan.

Ulasan Lengkap Xiaomi Redmi S2 | GadgetIn

Kemampuan Kamera Ganda Keunggulan Redmi S2 yang Sempat Naik Daun

Salah satu poin penjualan utama yang dahulu menjadi nilai jual perangkat ini adalah sektor fotografinya. Sistem kamera belakang ganda disematkan untuk memberikan efek kedalaman visual yang instan pada masanya.

Analisis Sensor Kamera Belakang

Kamera belakang ganda pada gawai ini terdiri dari sensor utama 12 MP dengan aperture f/2.2, ukuran piksel 1.25μm, serta sudah dilengkapi teknologi PDAF untuk pencarian fokus. Sensor kedua menggunakan resolusi 5MP yang bertugas mendeteksi kedalaman bidang.

Kombinasi kamera ganda 12 MP dan 5 MP pada perangkat ini merupakan upaya awal Xiaomi menghadirkan fitur potret bokeh di kelas terjangkau, meskipun detail gambar sangat bergantung pada kondisi pencahayaan yang melimpah.

Lensa sudut lebar yang digunakan memiliki cakupan sudut hingga 79,8° dengan bukaan lensa f/2.0. Dalam kondisi pencahayaan ideal atau siang hari yang terik, Keunggulan Redmi S2 dalam menghasilkan foto potret memang masih terlihat lumayan, meskipun detail pada area bayangan sering kali hilang akibat jangkauan dinamis yang sempit.

Keterbatasan Perekaman dan Fitur

Bukaan f/2.2 pada kamera utamanya membuat performa low-light atau malam hari menjadi musuh utama. Hasil foto akan dipenuhi oleh noise digital yang pekat, serta penurunan ketajaman warna yang sangat drastis.

Sistem Operasi dan Manajemen Daya yang Terbatas

Aspek perangkat lunak dan daya tahan baterai menjadi catatan kritis berikutnya yang wajib diperhatikan. Menjalankan sistem operasi lawas di tengah ekosistem digital yang dinamis membawa banyak risiko fungsional.

Android 8.1 Oreo dan Isu Kompatibilitas

Saat diluncurkan, perangkat ini mengadopsi Sistem Operasi Android 8.1 (Oreo). Berdasarkan laporan komparasi dari GSM Arena, versi Android ini sudah kehilangan dukungan pembaruan keamanan, dan banyak aplikasi di toko aplikasi saat ini yang sudah mensyaratkan minimal Android 10 atau di atasnya untuk bisa berjalan.

Kapasitas Baterai 3080 mAh

Sektor daya ditopang oleh baterai berjenis Non-removable Li-Po dengan kapasitas 3080 mAh. Mengingat arsitektur fabrikasi Snapdragon 625 yang masih berukuran 14 nm, kapasitas baterai sekecil ini hanya mampu bertahan setengah hari untuk penggunaan kasual di era sekarang.

Konektivitas Seluler dan Detail Spesifikasi Teknis

Dalam hal komunikasi data, perangkat ini menyertakan dukungan konektivitas standar yang cukup fungsional pada masanya, namun memiliki regulasi sistem kerja yang ketat.

Gawai ini mendukung penggunaan dua jaringan 4G secara bersamaan dalam satu perangkat. Namun, mekanismenya diatur sedemikian rupa sehingga salah satunya akan otomatis non-aktif saat jaringan yang lain sedang aktif melakukan panggilan atau transfer data.

Untuk memudahkan pemahaman menyeluruh mengenai komponen internalnya, berikut adalah ringkasan spesifikasi teknis dari perangkat tersebut berdasarkan data resmi dari Mi.

Spesifikasi Lengkap Komponen Perangkat Xiaomi Redmi S2
Komponen Perangkat Spesifikasi Teknis Faktual
Prosesor utama Qualcomm Snapdragon 625 14 nm
Pengolah Grafis Adreno 506
Kapasitas Memori 3GB RAM / 4GB RAM
Penyimpanan Internal 32GB / 64GB
Resolusi Layar 720 x 1440 piksel
Kepadatan Piksel 269 PPI
Kamera Belakang 12 MP (f/2.2) + 5 MP
Kapasitas Baterai 3080 mAh

Kekurangan Nyata yang Harus Diterima Pengguna

Membeli atau menggunakan kembali gawai ini sekarang menuntut kompromi yang sangat besar dari penggunanya. Perbandingan Redmi S2 vs ponsel lain di kelas harga setara saat ini akan langsung memperlihatkan jurang performa yang masif.

  • Ketiadaan pembaruan sistem keamanan membuat perangkat ini rentan terhadap celah eksploitasi siber teranyar.
  • Banyak aplikasi perbankan dan hiburan utama menolak berjalan di sistem operasi Android 8.1 Oreo.
  • Pengisian daya masih menggunakan port lama tanpa dukungan teknologi pengisian daya cepat (fast charging).
  • Kapasitas baterai yang kecil cepat terkuras habis akibat degradasi sel baterai seiring bertambahnya usia perangkat.

Melihat seluruh aspek teknis yang ditawarkan, gawai ini sudah tidak memadai lagi jika diposisikan sebagai perangkat utama untuk mendukung produktivitas harian di tahun 2026. Skema penggunaan yang paling realistis untuk saat ini adalah menjadikannya sebagai ponsel cadangan darurat untuk kebutuhan panggilan suara standar dan SMS, atau memanfaatkannya sebagai pemutar musik luring di mobil. Berinvestasi pada gawai ini dengan ekspektasi kinerja komputasi modern adalah sebuah kekeliruan langkah yang nyata.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang