Rupiah Melemah Dekati Rp18.000 Per Dolar AS pada Perdagangan Rabu Ini

24 Juni 2026, 19:36 WIB

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot bergerak melemah dan mendekati level psikologis baru pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Mata uang Garuda terpantau berada di level Rp17.950 per dolar AS akibat tekanan sentimen global.

Berdasarkan data perdagangan terkini, nilai tukar USDIDR secara spesifik berada di angka 17.976,4 atau mencatatkan kenaikan sebesar 0,36 persen. Pelemahan ini menempatkan rupiah dalam posisi rentan terhadap penguatan mata uang utama dunia.

Kondisi pasar keuangan global saat ini sedang dipengaruhi oleh rilis data ekonomi dari Amerika Serikat. Data S&P Global Manufacturing PMI untuk sektor manufaktur AS dilaporkan naik ke angka 55,7 yang menunjukkan fase ekspansi kuat.

Melihat Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini | CNBC Indonesia

Sinyal ekspansi ekonomi tersebut memicu kenaikan Indeks Dolar AS (US Dollar Index) hingga mencapai level 101,4. Penguatan indeks ini secara otomatis menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah yang terus terdesak mendekati batas atas.

Tekanan terhadap rupiah bukan merupakan fenomena jangka pendek semata, melainkan akumulasi dari fluktuasi pasar selama beberapa bulan terakhir. Data historis menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi dalam rentang waktu 30 hingga 90 hari ke belakang.

Fluktuasi Jangka Pendek 30 Hari

Dalam kurun waktu 30 hari terakhir, nilai tukar USD ke IDR mencatatkan nilai tertinggi di level 18.209,0000 dan nilai terendah di level 17.721,0000. Rata-rata pergerakan kurs berada di angka 17.889,7033 dengan persentase perubahan sebesar 1,17 persen.

Tren Jangka Menengah 90 Hari

Sementara itu, performa dalam jangka waktu 90 hari terakhir menunjukkan pergerakan yang lebih lebar. Nilai tertinggi berada pada level 18.209,0000, sedangkan nilai terendah sempat menyentuh 16.932,0000 dengan nilai rata-rata 17.475,9789 serta persentase perubahan mencapai 6,20 persen.

Perbandingan Perubahan Nilai Tukar Berkala

Jika ditarik dalam linimasa yang lebih panjang, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan akumulasi persentase yang signifikan secara berkala, mulai dari hitungan hari hingga tahunan.

Berikut adalah rincian persentase perubahan nilai tukar Dollar A.S. / Rupiah berdasarkan periode waktu tertentu:

  • Periode 5 hari: 0,24 persen
  • Periode 1 bulan: 0,85 persen
  • Periode 6 bulan: 6,57 persen
  • Year to date (YTD): 6,87 persen
  • Periode 1 tahun: 8,40 persen
  • Periode 5 tahun: 23,79 persen
  • Periode 10 tahun: 34,76 persen
  • Sepanjang waktu: 851,42 persen

Pergerakan Mata Uang Lain dan Komoditas Global

Selain terhadap dolar AS, pergerakan rupiah juga bervariasi terhadap beberapa mata uang global lainnya pada hari yang sama. Di sisi lain, harga komoditas penting dunia turut mengalami penyesuaian di pasar internasional.

Berikut adalah tabel perbandingan nilai tukar mata uang asing dan komoditas global per Rabu, 24 Juni 2026:

Data Perdagangan Mata Uang dan Komoditas Per 24 Juni 2026
Instrumen / Mata Uang Nilai Kurs / Harga Pasar Persentase Perubahan
EURIDR 20.389,1 Naik 0,01%
GBPIDR 23.693,4 Naik 0,18%
AUDIDR 12.384,3 Turun 0,04%
NZDIDR 10.141,00 Turun 0,11%
IDRJPY (Per 23 Juni) 0,00901296 Turun 0,50%
Minyak Mentah WTI US$72 per barel
Minyak Brent US$76 per barel
Emas Dunia US$4.134 per troy ounce Melemah
IHSG (Pembukaan) 6.128 Menguat

Kondisi pasar domestik mencatatkan dinamika yang kontras, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru dibuka menguat ke level 6.128 di tengah tekanan kurs harian. Sementara itu, harga emas dunia melemah ke level US$4.134 per troy ounce atau setara sekitar Rp2,39 juta per gram.

Harga komoditas dan nilai tukar mata uang dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Hingga penutupan sesi perdagangan, pergerakan nilai tukar diprediksi masih akan dinamis mengikuti rilis data ekonomi global lanjutan serta kebijakan intervensi pasar yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas makroekonomi.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang