Rupiah Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak Dunia

27 Juli 2026, 09:04 WIB

Nilai tukar rupiah melemah 0,15 persen atau turun 27 poin ke level Rp17.963 per dolar AS pada perdagangan yang mencatatkan penutupan pekan lalu dan berlanjut hingga Senin (27/7/2026). Penurunan mata uang Garuda ini tertekan oleh lonjakan harga minyak global yang dipicu oleh eskalasi konflik militer di kawasan Timur Tengah.

Pelemahan rupiah terjadi meskipun indeks dolar AS sebenarnya mencatatkan penurunan sebesar 0,09 persen ke posisi 101,35 pada periode yang sama. Tekanan eksternal dari pasar komoditas energi menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan nilai tukar domestik.

IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS | CNBC Indonesia

Faktor Utama Penekanan Nilai Tukar Rupiah

Harga minyak mentah dunia melonjak hingga melampaui US$100 per barel akibat memanasnya situasi geopolitik. Konflik semakin memuncak setelah kelompok Houthi menargetkan kapal tanker minyak milik Arab Saudi, yaitu kapal ENCELA dan LAYLIA, menyusul tuduhan pelanggaran terhadap blokade maritim baru di kawasan tersebut.

Gangguan keamanan yang meluas di Selat Bab el-Mandeb memaksa sejumlah rute kapal tanker untuk memutar melintasi kawasan Afrika bagian selatan. Pengalihan rute pelayaran internasional ini secara signifikan meningkatkan biaya logistik dan pengiriman energi secara global.

Bagi Indonesia yang statusnya sebagai pengimpor net minyak mentah, kenaikan harga komoditas energi ini memicu kekhawatiran terhadap pembengkakan beban impor. Kondisi tersebut pada akhirnya meningkatkan tekanan outflow modal dan pelemahan mata uang rupiah di pasar valuta asing.

Menanggapi dinamika ekonomi global, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juli 2026. Pertanyaan warga seperti "apa itu suku bunga acuan bank indonesia" kerap muncul di tengah kepastian arah kebijakan moneter nasional.

Suku bunga acuan merupakan instrumen kebijakan moneter yang ditetapkan Bank Indonesia untuk memengaruhi dinamika pasar keuangan, inflasi, dan pergerakan nilai tukar. Bank sentral memperkirakan bahwa tingkat inflasi utama di dalam negeri akan tetap terjaga dalam kisaran target hingga 2027 mendatang, meskipun risiko fenomena cuaca El Niño tetap berpotensi menaikkan harga pangan domestik.

"Informasi ini bukan saran investasi. Fluktuasi nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan pasar keuangan global dan domestik."

Daftar Kurs Transaksi Bank Indonesia 27 Juli 2026

Berdasarkan data kurs transaksi Bank Indonesia pada Senin, 27 Juli 2026, berikut adalah rincian nilai tukar jual untuk beberapa mata uang asing utama terhadap rupiah:

Daftar Kurs Transaksi Jual Bank Indonesia (27 Juli 2026)
Mata Uang Kode Kurs Jual (IDR)
Dolar Amerika Serikat USD Rp18.062,87
Euro EUR Rp20.575,42
Dolar Singapura SGD Rp13.992,46
Dolar Australia AUD Rp12.616,91

Fokus para pelaku pasar keuangan global kini tertuju pada keputusan kebijakan moneter dari Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat yang dijadwalkan pada pekan depan, terutama untuk mengantisipasi dampak inflasi energi global terhadap langkah suku bunga acuan AS.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang