Sandro Tonali Resmi Bergabung dengan Tottenham Hotspur

6 Agustus 2026, 13:16 WIB

Gelandang Timnas Italia, Sandro Tonali, mengonfirmasi kepindahannya ke Tottenham Hotspur dari Newcastle United dengan nilai transfer mencapai 100 juta paun pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan besar ini diambil Tonali hanya dalam waktu 10 menit setelah berdiskusi secara langsung dengan pelatih Roberto De Zerbi, sebagaimana dilansir dari Bola.

Kesepakatan ini memecahkan rekor transfer klub dan menjadikan Tonali sebagai rekrutan termahal sepanjang sejarah Tottenham Hotspur. Faktor kedekatan emosional dan latar belakang yang sama sebagai pendukung klub Italia, Brescia, menjadi kunci utama yang mempercepat proses negosiasi tersebut.

"Kami berbicara tentang Brescia, tentang situasi sulit yang sedang dihadapi klub kami," kata Tonali, Gelandang Tottenham Hotspur.

Komunikasi awal sebenarnya telah diinisiasi oleh De Zerbi sejak musim lalu melalui seorang rekan. Setelah Tottenham dipastikan bertahan di Premier League seusai laga melawan Everton, De Zerbi langsung menghubungi Tonali hingga akhirnya mereka menggelar pertemuan tatap muka di kediaman sang pemain.

"Brescia sangat kecil. Saya berada di sana selama dua pekan dan bertemu dengannya dua atau tiga kali," ungkap Tonali, Gelandang Tottenham Hotspur.

Proses kepindahan ini juga mempertimbangkan berbagai faktor personal serta profesional. Meski sempat berdiskusi dengan klub lain, Tonali merasa proyek olahraga yang ditawarkan Tottenham adalah opsi terbaik untuk karier dan keluarganya.

"Sejujurnya, saya juga berbicara dengan klub lain. Namun, kesan pertama sangat penting dan kesan saya terhadap Tottenham sangat positif," ujar Tonali, Gelandang Tottenham Hotspur.

Eks pemain AC Milan tersebut menegaskan bahwa visi sepak bola dan kehadiran De Zerbi menjadi alasan utama di balik keputusannya berlabuh di London.

"Ketika Anda merasa bahagia hanya setelah berbicara selama 10 menit, itu berarti semuanya berjalan sempurna," katanya lagi, Gelandang Tottenham Hotspur.

Sebelum memutuskan bertahan di Inggris, Tonali beserta keluarganya sempat merencanakan untuk kembali berkarier di Serie A Italia. Namun, skema transfer tersebut tidak realistis secara finansial bagi klub-klub Italia karena tingginya nilai patokan dari Newcastle.

"Kami sebenarnya sudah memutuskan untuk kembali ke Italia, tetapi itu tidak mungkin karena nilai transfernya," ujar Tonali, Gelandang Tottenham Hotspur.

Kendati klub Italia sanggup memenuhi standar gajinya, nilai transfer yang dipatok Newcastle membuat opsi kepindahan ke Italia tertutup rapat. Hal ini mendorong Tonali untuk mencari opsi terbaik yang ada di Premier League.

"Inggris menjadi solusi kami dan kami menemukan solusi terbaik di Inggris untuk saya, karier saya, sepak bola saya, kebahagiaan saya, dan keluarga saya. Saya berbicara dengan dua klub dan setelah 10 atau 15 menit saya tahu Tottenham akan menjadi klub berikutnya," tutur pemain kelahiran 8 Mei 2000 tersebut, Gelandang Tottenham Hotspur.

Kepindahan ini dipastikan berlangsung tanpa mengikis rasa hormat Tonali terhadap Newcastle United. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajer Eddie Howe, jajaran manajemen, serta dukungan dari para suporter di St James' Park.

"Saya tidak tahu bagaimana pandangan orang terhadap pesepak bola seperti saya, tetapi sejujurnya saya adalah orang biasa. Saat kembali ke Italia, saya menghabiskan waktu bersama keluarga, nenek, dan teman-teman saya. Jika keluarga saya bahagia, saya juga bahagia," kata mantan bintang AC Milan itu, Gelandang Tottenham Hotspur.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang