Persaingan sengit empat klub besar di babak semifinal Piala Presiden 2026 menyedot antusiasme luar biasa dari para pencinta sepak bola nasional. Pertandingan yang mempertemukan Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema FC tersebut sukses mendongkrak angka pemirsa di layar kaca. Seperti dilansir dari Bola, kepastian tiket ke partai puncak didapatkan usai dua laga panas digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8/2026).
Persib berhasil menyingkirkan Persija dengan skor 2-1, sementara Persebaya menundukkan Arema FC 1-0 untuk mengamankan tempat di babak final. Tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan laga tersebut tercermin secara nyata dari capaian TV Rating (TVR) dan Share pemirsa televisi. Duel klasik antara Persib menghadapi Persija mengantongi TV Rating sebesar 4,6 persen dengan perolehan share mencapai 38,7 persen.
Angka penonton yang lebih tinggi tercatat pada bentrokan antara Persebaya melawan Arema FC. Laga Derbi Jawa Timur tersebut berhasil membukukan TV Rating hingga 6,0 persen, dengan raihan share sebesar 26,7 persen.
Peningkatan jumlah penonton ini melampaui catatan pada fase sebelumnya. Direktur Surya Citra Mandiri (SCM), Harsiwi Achmad, menyampaikan bahwa rata-rata TV Rating sepanjang babak penyisihan grup berada di angka 4,2 persen dengan share 23,9 persen. "Itu menjadi program nomor satu tadi bukan hanya di antara sport, tapi di antara seluruh program yang tayang di semua TV," kata Harsiwi Achmad.
Harsiwi menjelaskan bahwa nilai rating menggambarkan persentase populasi yang menonton, sedangkan share menunjukkan porsi penonton yang aktif menyaksikan saluran tersebut. Capaian rating 4,2 persen mengindikasikan sekitar 4,2 persen dari total penduduk Indonesia menyaksikan gelaran turnamen tersebut. "Share misalnya Piala Presiden tadi kan 23,9 persen, artinya 23,9 persen orang yang menonton TV saat itu, nontonnya adalah Piala Presiden. Jadi bayangkan hampir seperempatnya menonton Piala Presiden dari orang semua yang menonton," lanjutnya.
Rekor penonton tertinggi sepanjang turnamen sebenarnya sempat tercipta saat fase Grup B. Harsiwi mengungkapkan bahwa laga Persebaya kontra Persija di babak penyisihan berhasil menyentuh angka rating tertinggi. "Dari semua pertandingan kemarin yang paling tinggi adalah antara Persebaya melawan Persija, meraih rating 7. Dan ini belum pernah dicapai oleh Liga 1," ungkapnya.







