Raden Ajeng Kartini lahir di Mayong, Jepara, pada tanggal 21 April 1879, yang bertepatan dengan hari Senin Pahing.
Hari kelahiran tokoh emansipasi wanita ini kini diperingati secara nasional sebagai Hari Kartini untuk menghormati segala perjuangannya.
Dikutip dari Adjar, pahlawan nasional ini merupakan anak keempat dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan Mas Ajeng Ngasirah.
Ayah dari RA Kartini, R.M.A.A. Sosroningrat, merupakan seorang bangsawan berdarah biru.
Ia merupakan putra dari Pangeran Ario Tjondronegoro Hadiningrat IV, kakek RA Kartini yang dikenal cerdas dan sudah menjabat sebagai Bupati Demak pada usia 25 tahun.
Pernikahan R.M.A.A. Sosroningrat dengan ibu kandung Kartini yang berlangsung pada tahun 1872 dikaruniai delapan orang anak.
Daftar anak dari pernikahan tersebut meliputi Raden Mas Slamet (15 Juni 1873), Raden Mas Boesono (11 Mei 1874), Raden Mas Kartono (10 April 1877), dan Raden Ajeng Kartini (21 April 1879).
Selanjutnya adalah Raden Ajeng Kardinah (1 Maret 1881), Raden Mas Moeljono (26 Desember 1885), Raden Ajeng Soematri (11 Maret 1888), serta Raden Mas Rawito (16 Oktober 1892).
Pernikahan Kedua dan Saudara Tiri
Pada tahun 1875, R.M.A.A. Sosroningrat memutuskan untuk menikah lagi dengan Raden Ajeng Woerjan atau Moerjam, yang merupakan putri dari Bupati Jepara.
Latar belakang sebagai keluarga bangsawan membuat Raden Ajeng Woerjan mendapatkan gelar istri utama atau garwa padmi, sedangkan ibu kandung Kartini menjadi selir.
Pernikahan R.M.A.A. Sosroningrat dengan Raden Ajeng Woerjan ini melahirkan tiga orang putri.
Ketiga putri tersebut adalah Raden Ajeng Soelastri (9 Januari 1877), Raden Ajeng Roekmini (4 Juli 1880), dan Raden Ajeng Kartinah (3 Juni 1883).
Pernikahan RA Kartini
RA Kartini kemudian melepas masa lajangnya pada tanggal 12 November 1903 saat memasuki usia 24 tahun.
Ia dipersunting oleh Bupati Rembang yang bernama Adipati Djoyohadingrat.
Melalui pernikahan ini, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama RM Soesalit Djojoadhiningrat yang lahir pada tanggal 13 September 1904.







