Sporting CP Hentikan Kejutan Bodo Glimt di Liga Champions

26 Juni 2026, 22:16 WIB

Langkah mengejutkan klub asal Norwegia, Bodo Glimt, resmi terhenti di babak 16 besar Liga Champions 2025/26. Dilansir dari Papanskor, impian mereka kandas setelah menelan kekalahan telak di markas Sporting CP. Bodo Glimt sebenarnya memiliki modal besar berkat kemenangan 3-0 pada leg pertama di Aspmyra Stadion.

Namun, keunggulan tiga gol tersebut belum cukup untuk mengamankan tiket ke babak delapan besar. Wakil Portugal, Sporting CP, berhasil membalikkan agregat menjadi 5-3 setelah memetik kemenangan 5-0 pada pertandingan leg kedua. Laga dramatis ini harus diselesaikan melalui babak tambahan waktu 2×15 menit.

Lima gol kemenangan Sporting CP masing-masing dilesakkan oleh Goncalo Inacio pada menit ke-34 dan Pedro Goncalves pada menit ke-61. Kemudian disusul penalti Suarez menit 78, gol Araujo menit 92, serta aksi pemain pengganti Rafael Nel pada menit ke-120+1.

Kekalahan di Estadio Jose Alvalade ini sekaligus menyudahi catatan fenomenal Bodo Glimt musim ini. Squad asuhan Kjetil Knutsen mencetak sejarah sebagai klub Norwegia pertama yang menembus fase gugur dalam format baru Liga Champions. Perjalanan Patrick Berg dan rekan-rekan dimulai dari babak play-off dengan menyingkirkan wakil Austria, Sturm Graz, lewat agregat 6-2. Keberhasilan itu membawa runner-up Eliteserien 2025 ini melaju ke fase liga UCL 2025/26.

Di fase liga, mereka dihadapkan pada jadwal padat melawan tim-tim berpengalaman seperti Slavia Praha, Tottenham Hotspur, Galatasaray, Monaco, Juventus, Borussia Dortmund, Manchester City, dan Atletico Madrid. Jens Petter Hauge dkk mencatatkan 2 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Hasil ini menempatkan Bodo Glimt di peringkat ke-23 fase liga dan mengamankan tiket babak pra-16 besar.

Kebangkitan luar biasa juga ditunjukkan tim berjuluk Superlaget ini setelah sempat terpuruk di awal kompetisi. Mereka hanya mendulang 2 poin dari lima laga pertama hasil dari 2 seri dan 3 kekalahan beruntun. Namun, Bodo Glimt mengamuk di tiga laga sisa dengan meraih 7 poin. Mereka menahan imbang Borussia Dortmund 2-2, lalu menumbangkan juara UCL 2022/23 Manchester City yang diperkuat Erling Haaland dengan skor 3-1, serta menekuk Atletico Madrid 2-1 di kandangnya.

Penjagal Raksasa yang Akhirnya Tumbang

Sensasi Bodo Glimt berlanjut pada babak pra-16 besar saat berhadapan dengan raksasa Italia, Inter Milan. Status Inter sebagai finalis dua dari tiga edisi terakhir UCL tidak membuat nyali tim kuning ini ciut.

Bodo Glimt sukses melenggang setelah menang 3-1 di kandang dan unggul 2-1 saat bertandang ke Milan, sehingga mengunci agregat 5-2. Tren positif ini hampir berlanjut ketika mereka membungkam Sporting CP 3-0 di leg pertama babak 16 besar. Jika mampu mempertahankan keunggulan di Lisboa, Bodo Glimt dijadwalkan akan menantang Arsenal di babak perempat final.

Namun, takdir berkata lain setelah Sporting CP bangkit dan memutus rekor apik sang penjagal raksasa. Uniknya, Bodo Glimt justru disingkirkan oleh satu-satunya tim tiga besar Portugal yang belum pernah mencicipi partai puncak UCL. Bagi Sporting CP, keberhasilan lolos ke perempat final musim ini merupakan pencapaian perdana sepanjang sejarah klub.

Sebelumnya, prestasi terbaik mantan klub Cristiano Ronaldo dan Viktor Gyokeres ini hanya mencapai babak 16 besar pada musim 2021/22. Musim ini, Sporting CP langsung lolos ke 16 besar setelah finis di posisi delapan besar fase liga.

Posisi delapan besar fase liga yang diraih Sporting CP bahkan gagal disamai oleh tim besar lain seperti Real Madrid, Inter Milan, Paris Saint-Germain, Newcastle United, Juventus, Atletico Madrid, hingga rival sekota mereka, Benfica. Kini, fokus beralih ke Sporting CP yang akan menantang Arsenal pada babak perempat final. Pertandingan leg pertama dan kedua antara Sporting CP vs Arsenal dijadwalkan berlangsung pada 8 dan 15 April 2026.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang