STIS Buka SPMB 2026 dan Siapkan Lima Tahapan Seleksi

5 Agustus 2026, 16:31 WIB

Politeknik Statistika STIS resmi merilis rincian tahapan penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Perguruan tinggi kedinasan yang beroperasi di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut menyiapkan lima tahapan seleksi yang wajib dilalui oleh seluruh calon peserta.

Kesempatan ini dibuka secara luas bagi para lulusan pendidikan menengah di seluruh Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui pengumuman di laman resmi STIS.

Rangkaian proses penyaringan penerimaan mahasiswa baru STIS 2026 mencakup lima urutan seleksi utama, yaitu:

  • Seleksi administrasi
  • Seleksi kompetensi dasar
  • Seleksi lanjutan I yang berfokus pada tes matematika
  • Seleksi lanjutan II berupa tes psikotes dan wawancara
  • Seleksi lanjutan III yang menguji kesehatan serta kebugaran fisik

Pada tahapan seleksi kebugaran, calon mahasiswa harus menghadapi dua kelompok pengujian fisik. Pengujian pertama adalah Tes Kebugaran Jasmani A berupa lari selama 12 menit untuk mengukur jarak tempuh maksimal peserta dalam satuan meter.

Tahap selanjutnya dilanjutkan dengan Tes Kebugaran Jasmani B. Materi uji ini meliputi gerakan sit up dan push up dengan menghitung jumlah gerakan yang benar selama satu menit, serta shuttle run berupa lari membentuk angka delapan di antara dua tiang berjarak 10 meter sebanyak tiga putaran.

Jadwal resmi pembukaan pendaftaran STIS 2026 akan diumumkan publik secara menyusul. Pengumuman tersebut menunggu rilis resmi terkait pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Sebagai langkah persiapan, pendaftar dapat menyiapkan kelengkapan dokumen berdasarkan syarat penerimaan periode sebelumnya. Berkas yang dibutuhkan mencakup pasfoto, Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta ijazah atau rapor.

Bagi pelamar jalur afirmasi kewilayahan, panitia mewajibkan lampiran Surat Keterangan Orang Asli Papua. Sementara itu, pendaftar jalur pembibitan perlu menyertakan identitas pendukung berupa KTP, KK, atau akta kelahiran orang tua.

Dalam penerimaan tahun ini, STIS menyediakan tiga pilihan program studi jenjang diploma dan sarjana terapan:

Lulusan program D4 Statistika akan menyandang gelar S.Tr.Stat. Saat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), lulusan prodi ini menempati posisi jabatan fungsional statistisi ahli pertama dengan golongan III/a.

Sarjana Terapan (D4) Komputasi Statistik

Lulusan D4 Komputasi Statistik meraih gelar S.Tr.Stat. Jalur karier PNS untuk prodi ini dimulai pada posisi jabatan fungsional pranata komputer ahli pertama golongan III/a.

Diploma III (D3) Statistika

Lulusan jenjang D3 Statistika memperoleh gelar Ahli Madya Statistika (A.Md.Stat.). Karier awal lulusan sebagai PNS berada pada jabatan fungsional statistisi terampil dengan golongan II/c.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang