Turnamen bulutangkis BWF level Super 750 bertajuk Japan Open 2025 telah memasuki babak pemungkas. Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di Tokyo Metropolitan Stadium pada Minggu, 20 Juli 2025 mulai pukul 11.00 waktu setempat.
Dilansir dari Papanskor, babak final edisi ke-42 ini dipastikan bergulir tanpa kehadiran satu pun wakil Indonesia. Seluruh utusan Merah Putih dilaporkan telah gugur pada babak perempat final, sehingga Indonesia kembali menyudahi kompetisi tanpa raihan gelar juara.
Kendati demikian, partai puncak ini tetap menjanjikan duel sengit dari lima sektor yang dipertandingkan. Berdasarkan data resmi dari bwfbadminton.com, rangkaian pertandingan final akan dibuka oleh sektor ganda campuran.
Pasangan unggulan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsamparn, bakal menantang sang juara bertahan asal China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Dechapol sendiri tengah membidik gelar keduanya di turnamen ini, setelah sebelumnya sempat naik podium tertinggi pada edisi 2022 saat masih berpasangan dengan Sapsiree Taerattanachai.
Laga kedua akan menyajikan final ideal pada sektor tunggal putri. Unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young, ditantang oleh unggulan kedua dari China, Wang Zhi Yi.
Wang Zhi Yi melangkah ke partai puncak setelah menumbangkan juara bertahan Akane Yamaguchi, dan kini mengincar gelar perdana di Japan Open. Sementara itu, An Se Young berambisi merebut trofi keduanya setelah sempat menjadi kampiun pada edisi 2023.
Sektor ganda putri akan mengisi slot pertandingan ketiga. Juara bertahan sekaligus unggulan pertama asal China, Liu Sheng Su/Tan Ning, bakal menghadapi perlawanan dari ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Selanjutnya, pertarungan sengit dipastikan terjadi pada sektor ganda putra yang menempati urutan laga keempat. Pasangan Malaysia yang berstatus sebagai juara bertahan, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, ditantang oleh ganda elit Korea Selatan, Seo Seung Jae/Kim Won Ho.
Rangkaian final Japan Open 2025 kemudian akan ditutup oleh duel dari sektor tunggal putra. Juara bertahan asal Prancis, Alex Lanier, dijadwalkan berhadapan dengan tunggal putra andalan China, Shi Yu Qi.
Pertemuan ini menjadi laga ulangan semifinal Japan Open 2024. Pada edisi tahun lalu, Alex Lanier sukses menumbangkan Shi Yu Qi melalui permainan tiga gim sebelum akhirnya mengunci gelar juara setelah mengalahkan Chou Tien Chen dari Taiwan di babak final.






