Telkom Ceta Laba Bersih Rp10 Komma 6 Triliun Semester I 2026

5 Agustus 2026, 21:31 WIB

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar 3,9 persen secara tahunan menjadi Rp75,9 triliun pada semester I 2026, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada Senin, 3 Juli 2026. Pertumbuhan kinerja keuangan perseroan ini diikuti kenaikan laba bersih yang mencapai Rp10,6 triliun.

Peningkatan laba bersih sebesar 1,4 persen secara tahunan tersebut berjalan seiring pertumbuhan EBITDA perseroan yang naik 3,8 persen menjadi Rp37,5 triliun. Secara bersamaan, laba bersih normalisasi Telkom melonjak 6,2 persen menjadi Rp11,3 triliun, didorong oleh efisiensi berkelanjutan dan pengelolaan biaya yang disiplin sehingga arus kas operasional mampu menembus Rp34,9 triliun.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa performa positif ini menjadi cerminan nyata dari upaya perusahan mempercepat transformasi digital nasional.

"Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia," ujar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom.

Dari segmen konsumen, anak usaha Telkomsel berhasil mengantongi pendapatan Rp55,6 triliun. Capaian ini disumbang oleh pendapatan Digital Business Data yang naik 11 persen serta kenaikan Rata-rata Pendapatan per Pengguna (ARPU) seluler menjadi Rp45.600. Di segmen fixed broadband, ARPU IndiHome naik secara kuartalan sebesar 3,4 persen menjadi Rp211.000 dengan rasio konvergensi mencapai 65 persen.

Sementara pada segmen B2B Infrastructure, Telkom membukukan pendapatan Rp33,1 triliun atau tumbuh 19 persen secara tahunan melalui layanan Data, Internet, IT Service, serta pusat data NeutraDC. Selain menyelesaikan penataan 10 entitas dan memperkuat Strategic Hold-Co, Telkom merealisasikan belanja modal Rp10,8 triliun untuk segmen bisnis prioritas B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Dian menegaskan bahwa langkah investasi pada kapabilitas digital akan terus diperkuat demi menopang ekosistem ekonomi nasional.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional," ujar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang