Tencent Hentikan Proyek Game Last Sentinel dan PHK 80 Developer

6 Agustus 2026, 14:31 WIB

Tencent membatalkan proyek game open-world cyberpunk Last Sentinel yang dikembangkan oleh Lightspeed LA selama lebih dari enam tahun, menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 80 developer pada pekan ini, dilansir dari Detik iNET. Proyek ini disebut sudah menghabiskan investasi lebih dari USD 300 juta dan meskipun Tencent sempat membantah rumor pembatalan, laporan Bloomberg menyatakan bahwa pengembangan secara efektif dihentikan. Lightspeed LA mengonfirmasi adanya perampingan staf dengan alasan pergeseran arah kreatif dan pengembangan setelah evaluasi internal dan play-testing yang dilakukan pada awal 2026 memicu respons mayoritas negatif.

Berbagai masalah melanda proyek ini sejak awal, termasuk gaya kepemimpinan yang memicu polarisasi dan keterbatasan jumlah tim yang hanya beberapa ratus orang, dianggap terlalu kecil untuk membangun game berskala besar sekelas Grand Theft Auto (GTA).

"Kami melakukan perampingan dan mengalihkan sumber daya untuk proyek yang lebih fokus," ujar perwakilan Lightspeed LA. Mereka menambahkan bahwa sebagian kode dan elemen permainan Last Sentinel akan digunakan kembali untuk proyek open-world baru yang masih dirahasiakan, di bawah pimpinan creative director Todd Papy.

Meski proyek ini dibatalkan, Lightspeed LA tetap beroperasi dengan mengalihkan staf yang tersisa ke proyek baru dan bagian dari kode yang sudah dibuat akan dimanfaatkan pada game Tencent lainnya. Lightspeed LA didirikan pada 2020 oleh LightSpeed Studios dan dipimpin oleh Steve Martin, mantan petinggi Rockstar San Diego, sebagai bagian dari upaya Tencent menembus pasar game AAA di Amerika Barat.

Kegagalan Last Sentinel menambah daftar panjang masalah yang dialami studio Tencent di Amerika Utara, setelah penutupan TiMi Montreal dan pembubaran Team Kaiju pada 2023, demikian dilansir dari Detik iNET.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang