Legenda Bayern Munchen, Thomas Muller, menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi penuh bersama klub barunya di Major League Soccer (MLS), Vancouver Whitecaps FC. Mantan pemain timnas Jerman tersebut mengaku makin bersemangat menjalani fase baru dalam karier profesionalnya.
Muller mengungkapkan bahwa jadwal kompetisi yang padat menjadi tantangan utama pada awal musim. Dikutip dari Bola, dirinya bakal berlaga di kompetisi reguler liga serta ajang Leagues Cup yang mempertemukan klub-klub MLS dengan wakil dari Liga Meksiko.
"Saya benar-benar tidak sabar bermain selama 90 menit secara rutin dan membantu rekan-rekan setim dengan semua kemampuan yang saya miliki. Kami akan memainkan enam pertandingan dalam tiga pekan," kata Muller dalam kolom bulanannya.
Perjalanan Vancouver Whitecaps di Leagues Cup dijadwalkan bakal dimulai dengan laga kandang di BC Place. Tingginya intensitas pertandingan dipastikan terjadi lantaran turnamen tersebut bergulir di tengah-tengah jadwal kompetisi liga.
Muller menilai bahwa agenda Piala Dunia 2026 memberikan dorongan luar biasa bagi iklim sepak bola di kawasan Amerika Serikat dan Kanada. Penyelenggaraan ajang akbar tersebut terbukti sukses memperkuat citra MLS sebagai kompetisi yang patut diperhitungkan.
"Piala Dunia jelas meningkatkan antusiasme terhadap sepak bola di Kanada dan Amerika Serikat," ujar Muller.
Efek domino dari gelaran itu mulai terlihat dari meningkatnya perhatian publik secara global hingga bertambahnya minat para pemain berkualitas untuk berkarier di Amerika Utara.
Selain faktor Piala Dunia, pergerakan dinamis pada bursa transfer musim panas turut mendongkrak popularitas liga. Masuknya sejumlah nama besar dinilai tidak hanya meningkatkan kualitas teknis kompetisi, tetapi juga membawa daya pikat tinggi bagi penggemar.
"Selain itu, liga juga kedatangan beberapa pemain baru yang terkenal. Bukan hanya pemain hebat, tetapi juga sosok-sosok yang sangat menarik seperti Antoine Griezmann, Casemiro, dan sahabat lama saya, Robert Lewandowski," ungkap Muller.
Muller menegaskan bahwa MLS kini bukan lagi sekadar tempat bagi para pemain veteran untuk menghabiskan masa pensiun. Kompetisi tersebut telah bertransformasi menjadi liga kompetitif yang mampu menyedot perhatian para bintang elite dunia.






