Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari turnamen bulutangkis Japan Open 2025 kini bertumpu pada tiga wakil yang tersisa. Dilansir dari Papanskor, kepastian ini didapat setelah babak 16 besar turnamen BWF level Super 750 tersebut rampung digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo. Dari total delapan wakil tim Garuda yang bertanding, lima di antaranya harus tersingkir setelah mengalami kekalahan dari lawan masing-masing.
Tiga kontestan Indonesia yang sukses menembus babak perempat final berasal dari sektor tunggal putri, ganda putri, serta ganda putra.
Tunggal putri Putri Kusuma Wardani menjadi pemain Indonesia pertama yang menyegel tempat di babak delapan besar setelah menumbangkan utusan tuan rumah, Tomoka Miyazaki. Pebulutangkis yang akrab disapa Putri KW ini tampil tenang menghadapi sang unggulan keenam dan menang dua gim langsung 21-17, 21-14 dalam waktu 48 menit.
"Mengucap Alhamdulillah bersyukur bisa menang tanpa cedera apapun. Secara keseluruhan main, cukup puas seperti hari sebelumnya," kata Putri kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan seperti dikutip dari djarumbadminton.com. Hasil positif ini sekaligus mengubah catatan pertemuan kedua pemain menjadi 2-1 untuk keunggulan Putri, setelah sebelumnya saling mengalahkan pada tahun lalu.
Pada laga selanjutnya, Putri bakal menantang pemenang dari pertandingan antara wakil India, Anupama Upadhyaya, melawan pemain unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi.
Lanny/Fadia Jadi Satu-satunya Harapan Ganda Putri
Sektor ganda putri juga meloloskan satu wakil lewat performa apik Lanny Tria Mayasari dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Lanny/Fadia melaju seusai membungkam pasangan Jepang, Mizuki Otake dan Miyu Takahashi, lewat permainan straight games yang berakhir dengan skor 21-17, 21-14. Ujian berat menanti Lanny/Fadia yang kini menjadi satu-satunya harapan ganda putri Indonesia setelah rontoknya pasangan Febriana Dwipuji Kusuma dan Amala Cahaya Pratiwi. Febriana/Amala sendiri harus mengepak koper lebih awal setelah kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Hye Jeong dan Kong Hee Yong, melalui laga ketat tiga gim 22-20, 19-21, 11-21.
Di babak perempat final, Lanny/Fadia dijadwalkan bersua dengan ganda putri unggulan teratas sekaligus juara bertahan asal China, Liu Sheng Shu dan Tan Ning.
Fajar/Fikri Tantang Juara Bertahan Asal Malaysia
Tiket perempat final terakhir bagi tim Indonesia diraih oleh pasangan ganda putra dadakan, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Duet baru ini melangkah ke fase berikutnya setelah mendepak wakil Denmark, Rasmus Kjær dan Frederik Søgaard, lewat drama rubber game dengan skor akhir 21-14, 19-21, 21-11 dalam tempo 60 menit.
Fajar/Fikri sengaja dipadukan dalam turnamen ini lantaran pasangan asli mereka masing-masing berhalangan untuk ikut bertanding. Langkah Fajar/Fikri dipastikan tidak akan mudah karena mereka langsung dihadapkan dengan ganda putra nomor satu dunia asal Malaysia sekaligus juara bertahan, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin.






