Timnas Putri Indonesia gagal meraih medali perunggu SEA Games 2025 setelah ditaklukkan tuan rumah Thailand dengan skor 0-2 pada Rabu (17/12) di Chonburi. Kekalahan skuad Garuda Pertiwi tersebut memastikan cabang olahraga sepak bola Indonesia sama sekali tidak membawa pulang medali pada edisi ke-33 ini, dilansir dari Papanskor. Catatan tanpa medali ini menjadi yang pertama bagi sepak bola Indonesia dalam 10 tahun terakhir, setelah sebelumnya terjadi pada SEA Games 2015 di Singapura saat tim putra finis di peringkat keempat.
Pada edisi tahun ini, Timnas Indonesia U22 putra yang dilatih oleh Indra Sjafri bahkan sudah tersingkir di babak penyisihan grup sehingga gagal melaju ke babak semifinal.
Kegagalan tim putra melangkah ke semifinal menjadi torehan buruk pertama dalam 16 tahun terakhir sejak SEA Games 2009 di Laos. Selama sejarah keikutsertaan di SEA Games, tim putra selalu menjadi tumpuan dengan mengoleksi total 13 medali, yang terdiri dari 3 emas, 5 perak, dan 5 perunggu.
Sebaliknya, pencapaian tertinggi Timnas Putri Indonesia sejauh ini adalah finis di peringkat keempat yang didepan dalam tiga edisi, yakni pada tahun 1997, 2001, dan 2025 dari total enam kali partisipasi. SEA Games 2025 juga menandai kembalinya tim putri setelah absen pada edisi 2021 dan 2023, sehingga mayoritas pemain minim pengalaman internasional.
Dari 23 nama pemain yang dibawa oleh Pelatih Interim Akira Higashiyama, hanya Zahra Muzdalifah, Safira Ika, dan Vivi Oktavia Rizki yang pernah mencicipi atmosfer SEA Games 2019 di Filipina. Kondisi tersebut berbeda dengan tim semifinalis lain seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina yang dihuni banyak pemain berpengalaman, bahkan beberapa penggawa Thailand sudah tampil di Piala Dunia Wanita 2015 dan 2019. Meskipun gagal memenuhi target medali perunggu dari PSSI, pencapaian menembus semifinal dengan mayoritas pemain baru dinilai menjadi awal pembangunan fondasi yang positif bagi masa depan skuad putri.
Selesainya pertandingan di SEA Games 2025 sekaligus menutup seluruh agenda Timnas Putri Indonesia pada tahun ini, dan para pemain akan kembali ke klub masing-masing.
Berdasarkan kalender FIFA 2026, terdapat lima jeda internasional yang akan dibuka sepanjang tahun, namun Indonesia dipastikan absen dalam Piala Asia Wanita 2026 di Australia karena tidak lolos kualifikasi.







