Persaingan di sektor bek kanan Real Madrid memasuki babak baru menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Seperti dilansir dari Bola, Trent Alexander-Arnold langsung mencuri perhatian sang pelatih, Jose Mourinho, lewat performa mengesankan sepanjang pramusim. Pemain asal Inggris tersebut menunjukkan lonjakan kualitas fisik dan mental sejak kembali berlatih di Valdebebas.
Kejutan ini hadir setelah masa-masa sulit yang ia jalani pada musim sebelumnya. Pada musim 2025/2026, Trent sempat kesulitan menemukan bentuk permainan terbaiknya bersama Los Blancos. Situasi kian berat lantaran dirinya tercoret dari skuad Timnas Inggris untuk ajang Piala Dunia 2026.
Momen kegagalan membela tim nasional justru memicu motivasi besar bagi mantan penggawa Liverpool tersebut. Sepanjang libur musim panas, bek berusia 27 tahun ini memfokuskan diri untuk memulihkan kebugaran dan kesiapan mental.
Sektor kanan pertahanan Real Madrid sebelumnya menuai sorotan tajam setelah klub resmi melepas kapten tim, Dani Carvajal, pada akhir musim 2025/2026. Kepergian sosok senior tersebut meninggalkan celah besar yang memicu keraguan publik. Kehadiran Trent Alexander-Arnold serta kedatangan Denzel Dumfries dari Inter Milan sempat dipandang sebelah mata. Sejumlah pihak meragukan kapasitas kedua pemain dalam menggantikan peran krusial Carvajal.
Namun, laporan dari Spanyol mengungkapkan bahwa Jose Mourinho sangat terkesan dengan kerja keras Trent. Sang pelatih asal Portugal bahkan tidak menyangka sang pemain sanggup tampil di level tertinggi sejak hari pertama latihan. Bukti kebangkitan Trent terlihat jelas saat Real Madrid menjalani laga uji coba melawan Fiorentina. Penampilannya di lapangan menuai banyak pujian dan menempatkannya sebagai salah satu pemain terbaik di skuad Los Blancos.
Opsi Taktis dan Skema Pemasangan Bersama Denzel Dumfries
Sebelum pramusim dimulai, Mourinho sempat memikul kekhawatiran terkait opsi bek kanan. Trent dikenal sangat kreatif dalam membantu serangan, namun kerap mendapat kritik dari segi bertahan. Di sisi lain, Denzel Dumfries lebih terbiasa mengisi posisi wing-back dalam skema tiga bek.
Hal itu memunculkan tanda tanya mengenai adaptasinya dalam sistem permainan Real Madrid. Penampilan apik Trent dan Dumfries sepanjang pramusim berhasil meredakan keraguan sang juru taktik. Mourinho kini mengantongi dua pilihan berkualitas tinggi yang siap bersaing memperebutkan tempat utama.
Situasi ini memberikan fleksibilitas bagi Mourinho untuk merotasi pemain sesuai dengan karakteristik tim lawan yang dihadapi. Persaingan di lini belakang pun diprediksi berjalan kian sengit.
Mourinho bahkan mulai melakukan eksperimen taktis dengan memainkan Trent dan Dumfries secara bersamaan di sisi kanan. Langkah ini diambil guna memaksimalkan ancaman serangan lewat umpan-umpan silang. Tantangan utama bagi Trent kini adalah mempertahankan konsistensi sepanjang kompetisi bergulir. Jika mampu menjaga standar permainan seperti pramusim, ia berpeluang besar menjadi pilar kunci Real Madrid pada musim 2026/2027.






