UEFA dipastikan tidak memberikan jaminan tiket otomatis ke putaran final Euro 2028 bagi Timnas Inggris, meski negara tersebut bertindak sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara turnamen, dilansir dari Bola.
Kebijakan ini berbeda dengan langkah FIFA pada Piala Dunia 2030 yang meloloskan otomatis Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Padahal, ketiga negara Amerika Selatan tersebut hanya menggelar masing-masing satu pertandingan pembuka sebelum turnamen berpindah ke Spanyol, Portugal, dan Maroko.
Sebanyak 32 laga Euro 2028 direncanakan berlangsung di Inggris, sementara Wales, Skotlandia, dan Republik Irlandia turut menjadi tuan rumah bersama. Kendati demikian, keempat federasi tersebut harus tetap berjuang melalui babak kualifikasi regular.
Sebanyak 24 negara akan bersaing di putaran final Euro 2028. Format kualifikasi membagi seluruh peserta ke dalam 12 grup, di mana posisi juara grup serta delapan runner-up terbaik berhak melaju langsung ke putaran final.
UEFA juga menyiapkan mekanisme cadangan berupa dua slot khusus apabila ada tuan rumah yang gagal finis di posisi kualifikasi utama. Dua tiket tersebut bakal diberikan kepada tuan rumah dengan peringkat kualifikasi tertinggi yang belum mengamankan tempat.
Inggris baru bisa gagal melaju ke Euro 2028 jika skuad asuhan Thomas Tuchel berada di luar posisi juara grup dan delapan runner-up terbaik, lalu dua di antara Wales, Skotlandia, atau Republik Irlandia meraih poin atau selisih gol lebih tinggi di tangga klasemen.







