UEFA Tolak Proposal FIFA Kelola Piala Dunia Bersama Swasta

6 Agustus 2026, 23:46 WIB

UEFA bersama 55 asosiasi anggotanya menyatakan penolakan tegas terhadap proposal FIFA yang berencana membuka kepemilikan sebagian kompetisinya kepada investor swasta, dilansir dari Bola. Organisasi sepak bola Eropa tersebut mengancam akan memboikot seluruh kompetisi FIFA jika rencana pengalihan kepemilikan turnamen tetap dijalankan.

Sikap resmi tersebut dirilis pada Kamis (30/7/2026) setelah melalui pembahasan bersama seluruh anggota UEFA. Penolakan ini dipicu oleh gagasan FIFA untuk menyerahkan sebagian saham Piala Dunia dan ajang internasional lainnya kepada pihak luar.

"UEFA dan 55 asosiasi anggotanya berdiri sebagai satu. Kami dengan suara bulat dan tanpa keraguan menolak proposal FIFA untuk mengalihkan kepemilikan Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," tulis UEFA.

UEFA menekankan bahwa turnamen bergengsi empat tahunan tersebut dibangun oleh para pemain, klub, dan pendukung selama puluhan tahun. Oleh karena itu, kompetisi tidak boleh dijadikan sebagai barang dagangan untuk komersialisasi semata.

"Piala Dunia tidak dapat diperlakukan sebagai produk investasi. Ini adalah salah satu warisan olahraga terbesar dalam sejarah sepak bola. Tidak ada bagian dari kompetisi tersebut yang boleh diserahkan kepada investor swasta. Piala Dunia tidak untuk dijual," tegas UEFA.

Kritik keras juga diarahkan pada proses penyusunan rencana yang dinilai tertutup tanpa melibatkan konsultasi dengan konfederasi maupun federasi nasional. UEFA menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk kegagalan kepemimpinan di tubuh FIFA.

"Ini bukan keputusan yang demokratis, melainkan tata kelola melalui intimidasi dan bentuk pemaksaan yang tidak pantas dilakukan oleh organisasi yang bertugas menjaga sepak bola dunia," bunyi pernyataan UEFA.

Masuknya modal swasta dikhawatirkan bakal menggeser fokus utama olahraga menjadi orientasi keuntungan semata. Keputusan terkait jadwal pertandingan dan format kompetisi berpotensi dikendalikan oleh pemegang saham.

"Begitu investor eksternal memiliki kepentingan kepemilikan dalam kompetisi FIFA, sepak bola akan berubah selamanya. Keuntungan komersial akan menjadi kewajiban utama, sementara kepentingan pemain, klub, liga, asosiasi nasional, dan suporter akan berada di bawah kepentingan investor," tulis UEFA.

Ancaman boikot dari tim nasional negara-negara Eropa dipastikan terus berlaku hingga FIFA membatalkan rencana tersebut secara total. UEFA menuntut jaminan mengikat agar kepemilikan swasta tidak pernah diterapkan di masa depan.

"Tak seorang pun perlu meragukan hal ini. UEFA dan seluruh asosiasi anggotanya akan menentang rencana tersebut dengan tekad penuh."

Federasi Eropa menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas kompetisi tertinggi sepak bola agar tidak beralih menjadi komoditas bisnis.

"Ada hal-hal yang terlalu berharga untuk dijual. Piala Dunia FIFA adalah milik sepak bola. Selamanya akan demikian. Selama Eropa masih memiliki suara, Piala Dunia tidak akan pernah dijual."

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang