Kekalahan telak harus diterima Timnas Indonesia saat bersua Timnas Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB. Skuad Garuda dipaksa menyerah dengan skor 0-3 oleh tim tamu, seperti dilansir dari Bola.
Gawang Indonesia kebobolan dua kali pada awal babak pertama lewat aksi Nguyen Van Vi pada menit ke-8 dan Nguyen Hai Long di menit ke-14. Kemenangan skuad asuhan Kim Sang-sik disempurnakan oleh gol Nguyen Xuan Son pada menit ke-71.
Hasil minus ini mengukir rekor buruk bagi Indonesia. Ulasan Vietnam Express mencatat hasil tersebut menjadi kekalahan terbesar Timnas Indonesia di kandang sendiri sepanjang keikutsertaan dalam sejarah Piala AFF.
Sebelum bentrokan ini, Indonesia tidak pernah menderita kekalahan lebih dari dua gol di markas sendiri pada kejuaraan Asia Tenggara. Catatan buruk sebelumnya terjadi saat takluk 1-3 dari Singapura di final Piala Tiger 2004 serta kalah 0-2 di fase grup Piala Tiger 2008.
“Oleh karena itu, kemenangan Vietnam dengan skor 3-0 menetapkan tonggak sejarah yang belum pernah dialami Indonesia dalam tiga dekade penyelenggarakan Kejuaraan Asia Tenggara,” tulis ulasan Vietnam Express.
Kemenangan di Stadion Pakansari sekaligus menjadi keunggulan terbesar Vietnam di markas Indonesia. Dalam sembilan lawatan terdahulu, The Golden Star tercatat hanya sekali meraih kemenangan di tanah Indonesia, yakni saat menang 3-1 pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia tahun 2019 lalu.
“Ini juga menjadi kali pertama Indonesia kalah dari Vietnam dengan selisih tiga gol di kandang sendiri. Sebelumnya, sejak 1991, Vietnam hanya mampu menang sekali di tanah Indonesia, yaitu lewat kemenangan 3-1 pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.”
“Dalam sembilan laga tandang terakhir, mereka sebelum pertandingan terakhir di Piala AFF 2026 ini, Timnas Vietnam meraih satu kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan,” bunyi ulasan media tersebut.
Tambahan tiga poin ini membalikkan rekor pertemuan kedua tim di ajang Piala AFF. Dari 13 bentrokan sebelumnya, Indonesia dan Vietnam berbagi kekuatan seimbang lewat masing-masing tiga kemenangan dan tujuh hasil imbang.
“Melihat rekor pertemuan mereka di Kejuaraan Asia Tenggara, hasil ini juga menjadi titik balik bagi tim asuhan Kim Sang-sik. Sebelum laga ini, kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali, dengan masing-masing mengemas tiga kemenangan dan tujuh hasil imbang. Vietnam sebelumnya menang 3-2 di Piala Tiger 1996, 2-0 di semifinal Piala AFF 2022, dan 1-0 di fase grup Piala AFF 2024.”
“Kemenangan 3-0 di Stadion Pakansari menandai kali pertama Vietnam mengalahkan Indonesia dengan selisih tiga gol di turnamen regional, sekaligus membawa mereka unggul dalam rekor pertemuan (head-to-head),” tulis Vietnam Express.







