Pelatih Tim Nasional Vietnam, Kim Sang-sik, menyatakan kesiapan timnya untuk mengantisipasi ketajaman lini serang Tim Nasional Indonesia menjelang laga Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (3/8/2026), dilansir dari Bola.
Persiapan tersebut dilakukan setelah Kim memantau langsung permainan skuad asuhan John Herdman saat menghadapi Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 9 Juni lalu.
Pengamatan langsung tersebut memberikan gambaran mendalam bagi tim pelatih Vietnam mengenai peta kekuatan serta skema taktik yang diusung skuad Garuda.
"Menonton pertandingan Indonesia Vs Mozambik secara langsung membantu saya lebih memahami gaya bermain dan tujuan taktis Indonesia. Mereka bermain sangat terorganisir," ujar Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Kim juga mengomentari keputusan tim tuan rumah yang memilih tidak menggelar sesi latihan resmi di lokasi pertandingan menjelang laga.
"Mengenai pertanyaan kedua tentang Indonesia yang tidak berlatih di sini hari ini, ini adalah keuntungan bermain di kandang sendiri, jadi mereka berhak memilih lokasi latihan mereka. Yang terpenting bagi tim nasional Vietnam adalah persiapan dan motivasi kami sendiri ketika kami melangkah ke lapangan," kata Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Selain memantau laga persahabatan tersebut, analisis mendalam juga dilakukan terhadap seluruh rekaman pertunjukan Indonesia di turnamen regional ini.
Kualitas barisan depan Indonesia menjadi perhatian khusus bagi juru taktik asal Korea Selatan tersebut karena dinilai memiliki variasi serangan yang berbahaya.
“Kami telah menganalisis pertandingan Indonesia dengan cermat. Mereka memiliki serangan yang sangat kuat dengan pemain-pemain yang tinggi dan memiliki kemampuan mengolah bola dan penyelesaian yang beragam," ujar Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Kendati mewaspadai gempuran lawan, Vietnam memegang rekor catatan tanpa kebobolan dalam tiga laga terakhir yang menjadi modal kepercayaan diri para pemain.
"Ini tentu akan menjadi tantangan yang sulit bagi pertahanan tim nasional Vietnam. Namun, pertahanan kami telah menjaga gawang tetap bersih dalam tiga pertandingan terakhir, sehingga seluruh tim sangat percaya diri," ujar Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Ia menggarisbawahi bahwa disiplin kolektif antar lini menjadi kunci utama dalam menjaga soliditas area pertahanan mereka.
"Saya ingin menekankan bahwa pertahanan bukanlah tanggung jawab satu individu saja, melainkan koordinasi seluruh lini," jelas Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.







