Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino di Pemilihan Presiden FIFA

7 Agustus 2026, 14:01 WIB

Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) menjadi federasi pertama yang secara terbuka mencabut dukungannya terhadap Gianni Infantino untuk kembali menjabat sebagai Presiden FIFA periode 2027-2031, dilansir dari Bola. Langkah ini diambil usai hilangnya kepercayaan terhadap Infantino menyusul rencana pembatalan penjualan hak komersial kompetisi kepada investor swasta.

Keputusan pembatalan rencana kontroversial tersebut sebelumnya memicu penolakan keras dari berbagai pihak. UEFA bahkan sempat mengancam akan memboikot seluruh kompetisi badan sepak bola dunia itu, termasuk gelaran Piala Dunia, jika proposal penjualan hak komersial tetap dilanjutkan.

Meskipun FIFA akhirnya membatalkan rencana tersebut, UEFA dan Concacaf tetap melayangkan kritik tajam terhadap kepemimpinan organisasi. Sikap tegas Wales ini menjadikan mereka sebagai federasi nasional pertama yang secara resmi menarik dukungan terhadap Infantino.

Melalui pernyataan resminya, FAW menilai Infantino telah gagal menjaga standar tata kelola dan kepemimpinan dalam organisasi sepak bola tertinggi di dunia tersebut.

"FAW mengonfirmasi pencabutan dukungannya terhadap pencalonan Tuan Gianni Infantino untuk kembali terpilih sebagai Presiden FIFA pada periode 2027-2031," bunyi pernyataan resmi FAW.

Federasi tersebut menambahkan bahwa kegagalan proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pemangku kepentingan menjadi faktor utama di balik keputusan mendasar ini.

"Kegagalan dalam tata kelola, proses pengambilan keputusan, kepemimpinan, nilai-nilai organisasi, pengelolaan pemangku kepentingan, komunikasi, serta penilaian yang bijaksana membuat kami sampai pada kesimpulan bahwa Tuan Infantino telah kehilangan kepercayaan dari FAW untuk terus memimpin sepak bola dunia," tegas FAW.

Langkah Wales menegaskan kekecewaan yang mendalam atas kebijakan pimpinan FIFA yang dinilai menyimpang dari prioritas utama perkembangan olahraga.

"Kegagalan menempatkan kepentingan terbaik sepak bola sebagai prioritas adalah kegagalan yang tidak dapat kami terima," tutup pernyataan FAW.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang