Warga Gaza Gelar Pemakaman Massal Bagi 112 Korban Serangan Israel

5 Agustus 2026, 20:22 WIB

Ribuan warga Palestina memadati Gaza City pada Rabu (5/8/2026) untuk melangsungkan prosesi pemakaman massal bagi 112 korban tewas akibat gempuran militer Israel, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak dari dua keluarga besar yang baru berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan.

Operasi pencarian jenazah yang tertimbun di bawah reruntuhan blok perumahan kawasan Sabra, Gaza City, tersebut berlangsung selama dua minggu. Rekaman video menunjukkan barisan jenazah yang ditutupi bendera Palestina serta foto para almarhum sebelum dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. Pemakaman ini mencatatkan rekor sebagai prosesi pemakaman terbesar yang pernah terjadi di wilayah Gaza.

Salah seorang pelayat yang kehilangan kerabatnya menyampaikan duka mendalam saat mendampingi prosesi penguburan anggota keluarganya.

"Saya pikir ini adalah perasaan yang seharusnya [dirasakan], perasaan sedih, duka, dan kehilangan," kata Ali Abu Sharia.

Ia menambahkan bahwa penemuan jenazah memberikan sedikit rasa lega di tengah penderitaan yang masih terus berlangsung.

"Setelah kami berhasil menemukan dan menguburkan mereka, mungkin kami bisa sedikit lega meskipun masih merasakan sakit kehilangan dan semua yang masih kami alami," ujar Ali Abu Sharia.

Para korban tewas tercatat berasal dari klan keluarga Abu Sharia dan Hassayna, yang mencakup 44 anak-anak, 38 perempuan, serta tujuh penyandang disabilitas. Seluruh korban tewas dalam satu peristiwa gempuran di blok pemukiman pada 22 November 2023, yang merupakan bagian dari rangkaian gempuran udara Israel sejak konflik meletus pada 7 Oktober 2023. Data kementerian kesehatan setempat yang diakui PBB mencatat total korban jiwa di Gaza telah mencapai sedikitnya 73.377 orang.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang