Xabi Alonso Fokus Bangun Budaya Ruang Ganti Chelsea

8 Agustus 2026, 04:46 WIB

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menegaskan komitmennya untuk membangun budaya dan fondasi yang kuat di dalam ruang ganti tim demi menghadapi persaingan kompetitif. Pernyataan tersebut disampaikan Alonso dalam konferensi pers menjelang laga pramusim kontra AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026), dilansir dari Bola.

Mantan pelatih Real Madrid itu menilai bahwa kebersamaan di dalam skuad tidak tercipta secara instan, melainkan memerlukan proses konsisten setiap hari. Fondasi yang sehat dianggap vital untuk mendongkrak performa tim berjuluk The Blues tersebut saat mengarungi seluruh kompetisi musim ini.

"Kami ingin memiliki semangat tim yang luar biasa," ujar Alonso.

Alonso meyakini budaya positif di lingkungan klub bakal menyiapkan mental para pemain ketika memasuki momen-momen krusial di lapangan.

"Hal itu dibangun setiap hari melalui budaya yang baik di dalam tim karena ketika momen untuk bersiap datang, Anda akan merasa lebih baik dan memiliki kebersamaan itu," kata Alonso.

Membangun ikatan yang erat antara pemain, staf kepelatihan, hingga seluruh elemen klub menjadi target utama Alonso demi menciptakan kesamaan tujuan dalam proses berkembang.

"Kepercayaan dan ikatan antara para pemain, staf, serta semua orang yang berada di sekitar tim harus terus berkembang dan menjadi lebih baik," tutur Alonso.

Selain membentuk atmosfer tim, Alonso menyadari peran pentingnya untuk membantu setiap pilar Chelsea agar mampu mengeluarkan potensi terbaik secara maksimal.

"Saya akan berusaha membantu dari sisi saya sendiri, mendorong para pemain agar mereka bisa tampil sebaik mungkin dan membantu mereka berkembang," ucap Alonso.

Meskipun mengakui bahwa konsep kebersamaan dan kepercayaan terdengar umum di dunia olahraga, pelatih asal Spanyol tersebut menekankan bahwa nilai-nilai tersebut baru berdampak jika dijalankan secara konsisten.

"Ini mungkin terdengar seperti kata-kata yang biasa diucapkan, tetapi maknanya sangat besar jika benar-benar diterapkan setiap hari, mulai dari hal yang paling sederhana hingga yang lebih rumit," jelas Alonso.

Juru taktik berusia 44 tahun itu menegaskan peran pelatih mencakup pembentukan rasa percaya diri pemain, tidak sebatas pada penyusunan strategi taktis di lapangan.

"Selain aspek taktis, saya ingin para pemain merasa sepercaya diri mungkin. Menciptakan budaya yang baik adalah hal yang mendasar. Anda akan merasa lebih baik ketika bertanding jika sebelumnya telah melakukan pekerjaan dengan baik," tegas Alonso.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang