Xiaomi HyperOS Gantikan Sistem Operasi MIUI dan Ubah Arsitektur Perangkat Lunak Secara Global

21 Juni 2026, 04:44 WIB

Xiaomi secara resmi menghentikan sistem operasi MIUI yang telah menemani pengguna selama bertahun-tahun dan menggantinya secara menyeluruh dengan Xiaomi HyperOS pada Minggu (21/6/2026). Langkah strategis ini diambil untuk menyatukan seluruh arsitektur perangkat lunak dalam ekosistem global mereka.

Integrasi besar-besaran ini mengakhiri masa bakti MIUI setelah pabrikan asal Tiongkok tersebut mengumumkan kehadiran HyperOS untuk pertama kalinya pada Oktober 2023. Pembaruan ini menandai era baru konektivitas antarperangkat yang diproduksi oleh Xiaomi.

Pengembangan sistem baru ini sebenarnya bukan proses instan yang terjadi dalam semalam. Xiaomi telah merancang fondasi perangkat lunak ini sejak hampir satu dekade lalu demi mematangkan performa ekosistem pintar mereka.

Kronologi Riset dan Pengembangan Sejak 2017

Berdasarkan catatan sejarah perkembangannya, Xiaomi mulai membangun fondasi awal sistem operasi mandiri sejak tahun 2017 dengan mengembangkan Vela OS. Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2019, perusahaan mulai merancang pra-desain untuk sistem lain bernama Mina OS.

Titik balik terjadi pada tahun 2020 ketika Xiaomi mengumumkan secara terbuka mengenai kehadiran Vela OS yang berbasis pada NuttX. Tidak berhenti di sana, penguatan lini perangkat lunak berlanjut pada tahun 2021 saat Xiaomi mulai mengalihkan fokus riset untuk mengembangkan sistem operasi yang dikhususkan bagi kebutuhan otomotif atau mobil pintar.

Hingga akhirnya pada tahun 2022, manajemen Xiaomi mengambil keputusan besar untuk menyatukan seluruh arsitektur perangkat lunak dari berbagai lini sistem operasi terpisah tersebut. Langkah konsolidasi ini sekaligus menyelesaikan seluruh rangkaian riset dan pengembangan utama untuk melahirkan Xiaomi HyperOS yang dikenal saat ini.

Peluncuran Resmi dan Ekspansi Pasar Global

Peta jalan peluncuran teknologi ini dilakukan secara bertahap melalui platform digital sebelum akhirnya dipamerkan secara fisik ke hadapan publik dunia. Pengumuman perdana mengenai nama Xiaomi HyperOS dipublikasikan melalui platform sosial media X dan Weibo pada tanggal 17 Oktober 2023.

Sistem operasi ini kemudian melakukan debut resmi pertamanya di pasar bersamaan dengan momentum peluncuran gawai flagship Xiaomi 14 Series pada 26 Oktober 2023. Melalui laporan GSM Arena, ulasan mendalam mengenai performa sistem baru berbasis Android 14 ini juga terus diperbarui demi memantau kestabilan sistem bagi pengguna harian.

Panggung internasional menjadi saksi ekspansi sistem ini ketika Xiaomi memilih ajang Mobile World Congress atau MWC 2024 di Spanyol sebagai tempat peluncuran resmi HyperOS untuk varian global. Kehadiran di Eropa menegaskan kesiapan ekosistem bertajuk "Human x Car x Home" yang dipublikasikan secara resmi sejak tahun 2023 melalui platform Mi.

Kupas Tuntas Xiaomi HyperOS! | Berita Gadget

Optimalisasi Performa dan Manajemen Layar Besar

Selain membawa perubahan visual yang signifikan, sistem operasi teranyar ini menawarkan peningkatan performa jangka panjang yang diklaim jauh lebih stabil dibandingkan dengan pendahulunya. Pengujian performa menunjukkan retensi kecepatan yang tinggi pada sistem penyimpanan.

Sistem ini mampu mempertahankan daya tahan performa Input/Output (IO) dengan tingkat penurunan atau atenuasi yang mendekati angka 0 persen berkat adanya optimasi berbasis file yang bekerja secara konstan. Kemampuan komputasi ini dirancang agar perangkat tidak mengalami penurunan performa secara drastis meskipun telah melewati masa pakai hingga 50 bulan.

Bagi perangkat dengan dimensi panel luas, Xiaomi HyperOS versi 2025 memperkenalkan fleksibilitas baru dalam menunjang produktivitas visual pengguna. Sistem tersebut membawa rasio manajemen jendela (window) baru yang sangat dinamis untuk mendukung fungsionalitas multi-tasking di layar besar.

Skema pembagian ruang tampilan layar baru ini diatur secara presisi melalui sistem rasio sebagai berikut:

Tabel Manajemen Jendela Layar Xiaomi HyperOS 2025
Fitur Tampilan Rasio Jendela Dukungan Perangkat
Manajemen Multi-Window 1:9 Layar Besar / Tablet
Optimasi File Performa IO Semua Perangkat

Sistem pemisahan rasio 1:9 tersebut memungkinkan pengguna untuk membuka aplikasi pelengkap dalam porsi bar yang ramping di sisi layar tanpa mengganggu jalannya aplikasi utama yang sedang berjalan di ruang kerja digital utama.

Hingga saat ini, proses migrasi sistem dari basis MIUI lama ke sistem baru berbasis Vela OS dan Android terus digulirkan secara berkala ke berbagai jajaran ponsel, perangkat IoT, hingga ekosistem kendaraan pintar Xiaomi di seluruh dunia.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang