Xiaomi Luncurkan HyperOS 2 Berbasis Android 15 Secara Global Juni Ini

21 Juni 2026, 15:32 WIB

Xiaomi secara resmi mendistribusikan pembaruan sistem operasi terbarunya Xiaomi HyperOS 2 versi stabil ke pasar global pada Minggu, 21 Juni 2026. Pembaruan massal yang berbasiskan Android 15 ini membawa integrasi ekosistem berbasis kecerdasan buatan yang dinamakan HyperAI untuk meningkatkan performa perangkat.

Sistem operasi baru ini menjadi langkah besar bagi perusahaan dalam menyatukan ekosistem gawai, tablet, hingga perangkat pintar rumah tangga. Langkah ini diambil setelah melalui fase pengujian beta yang panjang guna memastikan stabilitas performa sistem pada lini produk global mereka.

Pembaruan ini berfokus pada optimalisasi manajemen memori dan efisiensi daya komputasi. Manajemen arsitektur yang diperbarui diklaim mampu menyelesaikan kendala klasik pada perangkat lama, sekaligus menjawab keluhan pengguna mengenai "kenapa hp xiaomi lemot setelah update" pada generasi sebelumnya.

Pihak Xiaomi melalui dokumen panduan pengguna resmi di situs mi.com menegaskan bahwa arsitektur dasar Xiaomi HyperOS 2 dirancang ulang untuk memaksimalkan kemampuan perangkat keras. Sistem ini mengintegrasikan teknologi HyperAI yang mampu mempelajari kebiasaan pengguna untuk mengalokasikan sumber daya CPU dan GPU secara lebih cerdas.

Melalui optimasi penjadwalan komputasi tersebut, latensi eksekusi aplikasi dapat dipangkas secara signifikan. Pengguna komunitas Xiaomi.eu dalam laporan rilis stabilnya mengonfirmasi bahwa manajemen RAM kini menjadi jauh lebih agresif dalam mempertahankan aplikasi di latar belakang tanpa menguras daya baterai secara berlebihan.

Perbedaan Signifikan dengan Ekosistem Lama

Bagi konsumen yang masih awam tentang "apa itu hyperos xiaomi", sistem ini merupakan ekosistem baru yang menggantikan antarmuka MIUI tradisional. Terdapat poin mendasar mengenai beda miui dan hyperos yang terletak pada penyatuan kernel sistem.

Restrukturisasi Kernel dan Efisiensi Ruang Penyimpanan

Jika MIUI bekerja sebagai lapisan antarmuka di atas Android, HyperOS mengintegrasikan Linux kernel dengan kernel Vela milik Xiaomi sendiri. Restrukturisasi ini memangkas ukuran sistem global secara drastis, sehingga menyisakan ruang penyimpanan internal yang lebih luas bagi pengguna gawai.

Konektivitas Antarperangkat HyperConnect

Kelebihan hyperos xiaomi yang paling menonjol dibandingkan MIUI lawas adalah adopsi fitur HyperConnect. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan interkoneksi langsung (cross-device) secara instan, seperti berbagi papan klip (clipboard), meneruskan pemutaran video, hingga menggunakan tablet sebagai layar sekunder tanpa aplikasi pihak ketiga.

Senjata Xiaomi Lawan Apple Samsung HyperOS 2 | GSMArena Official

Daftar Perangkat yang Menerima Pembaruan Global

Berdasarkan pengumuman resmi dalam ajang peluncuran global Xiaomi, gelombang pembaruan ini menyasar berbagai lini produk, mulai dari segmen flagship hingga kelas menengah. Pengguna dapat memeriksa ketersediaan pembaruan secara berkala melalui menu pengaturan sistem.

Beberapa "hp xiaomi yang dapat hyperos 2" dalam rilis global fase awal ini mencakup seri-seri populer yang telah beredar di pasar internasional. Berikut adalah daftar lini perangkat utama yang dikonfirmasi mendapatkan peningkatan sistem operasi tersebut:

Selain smartphone, pembaruan ini juga digulirkan untuk perangkat tablet seperti Xiaomi Pad 6 dan Xiaomi Pad 7 Series guna mendukung produktivitas multi-window yang lebih lancar. Sistem ini juga tetap mempertahankan kompabilitas penuh terhadap ekosistem aplikasi Android global.

Daftar Lini Smartphone Utama Penerima Update Xiaomi HyperOS 2 Global
Seri Flagship / Premium Seri Mid-Range / Populer
Xiaomi 14 Ultra Redmi Note 13 Pro 5G
Xiaomi 14 Redmi Note 13 4G / 5G
Xiaomi 13T Pro POCO X6 Pro 5G
Xiaomi 13T POCO F6

Fitur Produktivitas dan Personalisasi Baru

Selain perubahan performa internal, Xiaomi HyperOS 2 memperkenalkan sistem peluncur (launcher) baru yang mendukung kustomisasi visual lebih mendalam. Pengguna kini dapat mengatur tata letak widget interaktif yang ditenagai oleh kecerdasan buatan untuk menampilkan informasi real-time.

Terdapat pula fitur rahasia hyperos xiaomi di bagian menu lab, yang memungkinkan enkripsi data tingkat tinggi berbasis perangkat keras untuk melindungi privasi pengguna saat terhubung ke jaringan publik. Xiaomi juga mendesain ulang sistem animasi agar terlihat lebih organik dan responsif terhadap sentuhan jari.

Proses instalasi pembaruan ini dilakukan secara Over-The-Air (OTA) bertahap di berbagai wilayah pemasaran. Pihak pabrikan menyarankan pengguna untuk menyisakan ruang penyimpanan minimal 6 gigabita dan memastikan kondisi baterai di atas 50 persen sebelum memulai proses pembaruan sistem.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang