Xiaomi resmi mengumumkan jadwal pengiriman pembaruan sistem operasi HyperOS 3 terbaru yang akan meluncur mulai Oktober 2025 mendatang. Pengumuman ini menjadi kelanjutan penting bagi ekosistem perangkat lunak Xiaomi yang terus diintegrasikan secara masif. Proses distribusi sistem operasi ini akan berjalan menggunakan metode peluncuran terbatas atau soft release.
Langkah tersebut diambil guna memastikan stabilitas sistem sebelum menjangkau seluruh pengguna secara global. Pengguna akan menerima pembaruan secara berkala yang dibagi ke dalam tiga tahapan waktu utama. Xiaomi menjadwalkan seluruh rangkaian pembaruan ini akan selesai pada kuartal pertama tahun depan.
Fase awal pengiriman pembaruan HyperOS 3 akan dimulai pada periode Oktober hingga November 2025. Pengguna yang berada dalam kelompok ini akan menjadi yang pertama merasakan perubahan antarmuka tersebut.
Selanjutnya, fase kedua akan berlangsung pada rentang waktu November hingga Desember 2025. Xiaomi kemudian akan menutup rangkaian pembaruan tahap akhir pada Desember 2025 hingga Maret 2026. Selain pembaruan sistem operasi pintar, Xiaomi juga menetapkan tanggal ketersediaan untuk beberapa perangkat keras terbarunya. Produk wearable teranyar dipastikan akan meluncur ke pasaran dalam waktu dekat.
| Nama Perangkat | Tanggal Ketersediaan |
|---|---|
| Xiaomi Watch S4 41mm | 24 September 2025 |
| Xiaomi Smart Band 10 Glimmer Edition | 24 September 2025 |
Kelebihan HyperOS 3 Terbaru dan Manajemen Jendela
Sistem operasi baru ini membawa sejumlah peningkatan fungsionalitas yang berfokus pada produktivitas pengguna. Salah satu kelebihan hyperos 3 terbaru adalah manajemen multitasking yang kini jauh lebih fleksibel.
Sistem ini sekarang mendukung tata letak manajemen jendela dengan rasio baru yang lebih dinamis. Peningkatan ini memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan dengan visualisasi yang lebih proporsional.
- Mendukung manajemen jendela fleksibel dengan rasio baru 1:9.
- Optimasi arsitektur perangkat lunak yang lebih terintegrasi.
- Peningkatan efisiensi navigasi antar aplikasi ekosistem.
Fleksibilitas rasio 1:9 ini dirancang untuk mempermudah pembagian layar saat memantau aplikasi pesan atau pemutar musik di area samping. Fitur ini sekaligus menjawab pertanyaan konsumen mengenai apa itu xiaomi hyperos dan dampaknya pada produktivitas harian.
Konteks Perjalanan Sejarah Sistem Operasi Xiaomi
Pengembangan perangkat lunak mandiri oleh Xiaomi sejatinya telah berlangsung selama bertahun-tahun sebelum HyperOS resmi diperkenalkan. Perusahaan asal Tiongkok ini awalnya merintis beberapa basis sistem operasi yang berbeda. Perjalanan ini dimulai pada tahun 2017 ketika Xiaomi mulai mengembangkan Vela OS. Dua tahun berselang, tepatnya pada tahun 2019, raksasa teknologi ini melanjutkan eksperimennya dengan mengembangkan pra-desain Mina OS.
Eksistensi Vela OS sendiri baru diumumkan secara resmi kepada publik pada tahun 2020. Tidak berhenti di sana, Xiaomi mengekspansi fokusnya pada tahun 2021 dengan mengembangkan sistem operasi khusus otomotif. Baru pada tahun 2022, Xiaomi mengambil keputusan strategis untuk menyatukan seluruh arsitektur perangkat lunak dari berbagai sistem operasi tersebut.
Langkah unifikasi ini menjadi fondasi lahirnya HyperOS generasi pertama. Sistem operasi HyperOS pertama kali diumumkan ke publik melalui platform X dan Weibo pada 17 Oktober 2023. Perangkat lunak ini kemudian memulai debut resminya bersamaan dengan peluncuran Xiaomi 14 Series pada 26 Oktober 2023.
Hingga saat ini, proses migrasi perangkat lama masih terus berjalan beriringan dengan persiapan peluncuran HyperOS 3. Informasi mengenai hp xiaomi apa saja yang dapat update hyperos akan dirilis secara bertahap oleh perusahaan mendekati jadwal peluncuran resmi tiap wilayah.







