Xiaomi Resmi Hentikan Dukungan Pembaruan Sistem Operasi MIUI Secara Global

23 Juni 2026, 01:29 WIB

Xiaomi secara resmi mengumumkan penghentian total untuk pengembangan dan pembaruan sistem operasi MIUI secara global pada hari Senin, 22 Juni 2026. Keputusan ini menandai akhir dari perjalanan antarmuka ikonik yang telah menemani pengguna selama hampir 16 tahun sejak pertama kali dirilis pada tahun 2010 silam.

Langkah strategis ini diambil seiring dengan komitmen penuh raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut untuk mengalihkan seluruh sumber daya pengembangan mereka ke ekosistem baru. Seluruh perangkat baru maupun lini ponsel pintar yang masih mendukung kini akan diprioritaskan untuk menerima update hyperos xiaomi.

Perjalanan Melalui Waktu Evolusi MIUI | Xiaomi

Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun dari Mundoxiaomi, keputusan penutupan ini bertepatan dengan rampungnya migrasi besar-besaran sistem perangkat lunak global mereka. Pengguna hp xiaomi miui generasi lama dipastikan tidak akan lagi menerima pembaruan keamanan maupun peningkatan fitur ke depannya.

Banyak pengguna setia yang mempertanyakan "kenapa miui diganti hyperos" dalam beberapa waktu terakhir. Manajemen Xiaomi menjelaskan bahwa arsitektur dasar MIUI yang sudah berumur dinilai kurang optimal untuk mengintegrasikan ekosistem masa depan mereka yang mencakup perangkat pintar rumah tangga hingga kendaraan listrik.

Sistem operasi baru dirancang dari dasar untuk memiliki performa yang lebih ringan dan interkoneksi yang lebih cepat antarperangkat. Hal ini menjadi titik balik penting bagi perusahaan demi menjaga daya saing di industri teknologi yang kian dinamis.

Perbedaan Utama Sistem Operasi Lama dan Baru

Melihat aspek teknis, beda miui dengan hyperos terletak pada ukuran firmware yang jauh lebih kecil dan optimalisasi manajemen memori. Sistem baru ini mengintegrasikan Linux dengan sistem Xiaomi Vela secara lebih mendalam, sehingga konsumsi daya menjadi jauh lebih efisien dibandingkan pendahulunya.

Dampak Penghentian Dukungan Bagi Pengguna Perangkat Lama

Dengan adanya kebijakan baru ini, Xiaomi menyusun apa itu status end of life hp untuk sejumlah model yang sudah beredar di pasar. Status ini menegaskan bahwa perangkat yang masuk ke dalam daftar tersebut sama sekali tidak akan mendapatkan pemeliharaan software resmi lagi.

Para pemilik ponsel pintar versi lawas dihimbau untuk memeriksa status perangkat mereka guna memastikan keamanan data dari potensi celah keamanan baru yang tidak lagi ditambal oleh perusahaan.

Berikut adalah daftar hp yang tidak dapat update lagi berdasarkan data resmi dari dukungan laman Mi.com:

Daftar Perangkat Xiaomi yang Masuk Kategori End of Life (EOL)
Seri Perangkat Versi MIUI Terakhir Status Dukungan Keamanan
Xiaomi Mi 10 Series MIUI 14 Dihentikan Total
Redmi Note 10 Series MIUI 14 Dihentikan Total
Redmi 9 Series MIUI 13 Dihentikan Total
POCO X3 Pro MIUI 14 Dihentikan Total

Bagi konsumen yang masih menggunakan model entry-level lawas, pertanyaan seperti "apakah redmi a2 masih layak dibeli" sering muncul di pasar sekunder. Dengan tidak adanya pembaruan sistem operasi ke depan, perangkat di kelas tersebut kini hanya direkomendasikan untuk kebutuhan komunikasi dasar yang sangat ringan.

Langkah Mitigasi untuk Pengguna MIUI

Penghentian dukungan ini juga memicu perhatian mengenai cara mengatasi hp xiaomi mentok di miui bagi beberapa pengguna yang mengalami kegagalan sistem saat mencoba melakukan modifikasi mandiri. Saluran bantuan resmi Xiaomi menyarankan pengguna untuk tetap berada di versi stabil terakhir dan tidak memaksakan instalasi ROM pihak ketiga yang tidak resmi demi menjaga keamanan enkripsi data.

Hingga saat ini, proses migrasi perangkat yang kompatibel menuju ekosistem baru masih terus berjalan secara bertahap di berbagai wilayah pemasaran global termasuk Asia dan Eropa.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang