Zinedine Zidane resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Prancis menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa tugasnya setelah Piala Dunia 2026, dilansir dari Bola. Zidane yang telah lima tahun tidak menangani tim, akan langsung mempersiapkan Timnas Prancis untuk menghadapi UEFA Nations League pada September dan kualifikasi Euro 2028 yang dimulai tahun depan. Dengan rekam jejak sukses di Real Madrid, termasuk tiga gelar Liga Champions berturut-turut dan dua trofi LaLiga, Zidane membawa pengalaman penting menuju era baru Timnas Prancis.
Pelatih berusia 54 tahun ini dikenal mampu memberikan dampak instan dan manajemen ruang ganti yang kuat, baik pada periode pertama maupun kedua saat menangani Real Madrid.
Salah satu keunggulan Zidane adalah kemampuannya membangun hubungan erat dengan pemain, memastikan mereka berada di lingkungan dan posisi terbaik agar tampil optimal. "Modric tidak membutuhkan saya untuk mengajarinya cara mengoper bola. Ia sudah tahu bagaimana melakukannya. Namun, saya ada untuk memastikan ia berada di lingkungan dan posisi yang tepat agar menjadi versi terbaik dirinya," ujar Zidane, yang diharapkan mampu menguntungkan pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, dan William Saliba.
Dari sisi strategi, Zidane diperkirakan akan menggunakan formasi 4-3-3, yang menjadi ciri khasnya saat di Real Madrid, memberikan ruang bagi lini depan dinamis dengan dukungan gelandang solid. Perubahan besar di skuad diperkirakan tidak akan terjadi, namun penyegaran pada beberapa posisi dan kesempatan bagi talenta muda akan diberikan.
Perombakan signifikan berlangsung di staf pelatih, dengan David Bettoni sebagai asisten utama dan dukungan dari Hamidou Msaidie, Gregory Dupont, Fabien Barthez, dan Bernard Diomede untuk menjaga kesinambungan persiapan tim. Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, Zidane tidak melatih klub lain, lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan mengembangkan bisnisnya. Meski dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa, Zidane menganggap melatih Timnas Prancis sebagai pekerjaan yang paling diinginkan dan kesempatan ini menjadi babak baru dalam karier kepelatihannya.







