Limbah Industri Marmer India Diserbu Wisatawan demi Konten Media Sosial

7 Agustus 2026, 00:01 WIB

Kawasan tempat pembuangan limbah industri marmer di Kishangarh, Rajasthan, India, kini ramai dikunjungi wisatawan karena tampilannya menyerupai lanskap pegunungan bersalju. Lokasi seluas 350 hektare tersebut menarik ribuan pengunjung harian yang ingin berswafoto, seperti dilansir dari Detik Travel.

Popularitas area yang terdaftar sebagai Dumping Yard Kishangarh di Google Maps ini melonjak sejak muncul dalam film komedi Kapil Sharma pada 2015. Tempat ini memperoleh rating 4,4 dari ribuan ulasan pengguna digital.

Fenomena ini dimanfaatkan pelaku usaha setempat untuk menyediakan jasa fotografi prapernikahan hingga penyewaan kuda. Para pengunjung kerap berfoto dan berbaring di atas hamparan putih tanpa menyadari bahaya limbah yang dibuang sebanyak 2 juta liter per hari.

Pakar lingkungan mengingatkan bahwa debu halus marmer berisiko memicu gangguan pernapasan serta mengubah lahan di sekitarnya menjadi tandus. Penumpukan limbah ini juga memperburuk kualitas air bersih bagi pemukiman warga.

"Terjadi peningkatan kadar kalsium karbonat yang signifikan. Seiring waktu, lahan menjadi tandus dan kehilangan kesuburannya, sementara air memiliki kadar TDS (Total Dissolved Solids) yang tinggi sehingga tidak layak diminum," kata Kepala Departemen Ilmu Lingkungan Maharshi Dayanand Saraswati University, Subroto Dutta.

Dampak buruk ini dirasakan langsung oleh masyarakat yang bermukim di sekitar tempat pembuangan limbah tersebut.

"Di desa kami, kadar fluoride dalam air sangat tinggi. Akibatnya tanah menjadi semakin keras dan hasil panen menurun. Anak-anak serta lansia juga mulai mengalami berbagai masalah kesehatan," ujar seorang warga lokal, Mona Gujjar.

Potensi Paparan Zat Berbahaya Bagi Pengunjung

Penelitian pada Februari 2025 mengindikasikan keberadaan serat asbes yang berpotensi terhirup ke saluran pernapasan. Paparan debu ini dapat memicu penyakit kronis, termasuk kanker paru-paru.

Para pekerja di lapangan umumnya mengenakan pelindung wajah dan kacamata saat beraktivitas. Berbeda dari pekerja, para pengunjung dan anak-anak beraktivitas di lokasi tanpa perlengkapan keselamatan.

Pengelola kawasan dari Kishangarh Marble Association menyatakan belum menerima laporan resmi mengenai keluhan kesehatan. Sementara itu, pemerintah Rajasthan merencanakan regulasi baru untuk menertibkan pembuangan limbah industri di kawasan tersebut.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang